SERANG- Wali Kota Serang, Budi Rustandi mencak-mencak pada saat acara pelantikan pengambilan sumpah dan penyerahan petikan keputusan pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Alun-alun Barat, Kota Serang, Kamis (23/10/2025).
Bukan tanpa alasan, orang nomor 1 di ibukota Banten itu meradang lantaran para peserta asik nongkrong dan jajan di barisan belakang. Bahkan, dia memergoki ada oknum PPPK yang kedapatan merokok di tengah dirinya menyampaikan sambutan.
“Yang di belakang maju sini biar dengar arahan saya. Siapa suruh itu jajan dulu. Yang nggak baris saya coret,”kata Budi dengan nada tinggi.
Setelah itu, Budi menginstruksikan Satpol PP dan Kepala Kepala BKPSDM Kota Serang, Murni, untuk segera mengecek dan mencatat identitas para PPPK yang indisipliner tersebut.
“Coba cek Satpol PP. Ini kalau kamu nggak denger arahan saya kerjanya nggak bener. BKD (BKPSDM), kalau kerjanya aneh-aneh putus kontraknya. Karena kita butuh yang semangat kerja. Bukan yang merokok dan nongkrong,” tegas Budi.
Dia juga meminta agar sekitar 10 orang yang terbukti melanggar disiplin segera dicatat nomor pegawainya. “Coba cek siapa namanya Bu Murni, suruh anak buahnya ke belakang. Yang nongkrong. Siapa yang merokok di tengah siapa Bu Murni. Panggil. Catat nomornya. Dari mana itu saya nggak mau tau. Kurang lebih ada 10 orang,” ujarnya kesal.
Di bawah kepemimpinannya, Budi mengaku membutuhkan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bersemangat dan bekerja keras untuk membantu pelayanan kepada masyarakat.
“Di era pemerintahan saya. Nggak ada lagi ASN yang malas-malasan. Baru dilantik aja udah tengil. Bikin malu saya aja. Kalian tidak tahu kalau ada pimpinan kalian di sini,”tandasnya.***





