Warga Lebak Dibegal Rampok di Perkebunan Karet, Uang Desa Rp28 Juta Raib 

- Penulis

Jumat, 28 Juni 2024 - 11:28

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pihak kepolisian saat melakukan olah TKP perampokan di perkebunan karet. (Istimewa)

Pihak kepolisian saat melakukan olah TKP perampokan di perkebunan karet. (Istimewa)

DAILYHITS LEBAK- Saepudin warga Desa Cijaku, Kecamatan Cijaku, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten dibegal kawanan rampok, Kamis (27/6/2024). Uang senilai Rp28 juta milik pemerintah desa raib.

Peristiwa itu terjadi pada pukul 13.00 WIB. Ketika itu Saepudin hendak bertolak dari Cijaku ke Malingping untuk menyetor uang desa. Nahas, sesampainya di Kampung Pajagan, Desa Cihujan, Kecamatan Cijaku, Kabupaten Lebak, tepatnya di area perkebunan karet dia dipepet oleh kawanan rampok.

Baca Juga :  Pertama di Indonesia, HIPMI Bangun Masjid di Kabupaten Lebak

“Korban dari Desa Cijaku, menuju ke Malingping menggunakan Honda beat dengan berniat menyetorkan uang Desa sebesar Rp 28 di tambah uang pribadi Rp 4 juta,” kata Kanit Reskrim Polsek Cijaku Aipda Dani Andriasmoko, Jumat (28/7/2024).

Baca Juga :  Dua Siswi SMA di Lebak Dibegal saat Berangkat Sekolah

Ia menjelaskan, saat diperjalanan menuju Malingping korban diikuti oleh dua orang menggunakan motor dan menendang motornya hingga terjatuh ke semak-semak.

“Namun ketika tiba di Kampung Pajagan, Desa Cihujan (area perkebunan karet) korban di Pepet oleh dua orang dengan menggunakan kendaraan KLX yang kemudian menendang kendaraan korban sehingga korban terjatuh,” ujarnya.

Berita Terkait

Duh, Dua Tahun Pelajar SD Negeri di Pandeglang Terpaksa Belajar di Musala
Aklarasi Transformasi Digital, Pemkab Serang Siapkan ‘Super App’ Layanan Publik Terpadu
Rumah Lansia di Lebak Ludes Diamuk Si Jago Merah
Puluhan Desa Wisata di Kabupaten Serang Mayoritas Mati Suri
Seba Baduy 2026 Digelar Meriah, Ada Apa Saja?
Pemkab Serang Genjot Digitalisasi pajak, potensi kebocoran!
Terlalu Lama Plt, DPRD Lebak Desak Bupati Segera Bertindak
2 Juta Kendaraan di Banten Menunggak Pajak, Bapenda Siapkan ‘Payment Point’