Warga Sakit Terpaksa Ditandu Pakai Sarung dan Bambu Gegara Jalan Rusak Parah

- Penulis

Sabtu, 8 November 2025 - 09:05

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Cibaliung saat ditandu ke klinik karena kondisi jalan rusak. (FOTO Tangkap Layar video)

Warga Cibaliung saat ditandu ke klinik karena kondisi jalan rusak. (FOTO Tangkap Layar video)

Jalan Rusak Sudah Lama Tak Diperbaiki

Sementara itu, warga lain bernama Sadik menuturkan bahwa jalan tersebut sudah lama tidak mendapat perhatian pemerintah. Ketika hujan turun, jalan berubah menjadi lumpur tebal dan nyaris tak bisa dilalui kendaraan.

“Kalau hujan, motor aja nggak bisa lewat, apalagi mobil. Jalan kaki pun susah,” ujar Sadik.

Baca Juga :  Blengbeng Miring 20 Derajat, Warga Cikeusik Hidup dalam Ketakutan

Karena tak kunjung diperbaiki, warga kini berencana melakukan gotong royong memperkeras jalan secara swadaya agar akses menuju fasilitas kesehatan bisa lebih mudah.

“Kami mau swadaya dulu, biar kalau ada warga sakit nggak susah lagi,” tambahnya.

Baca Juga :  2 Juta Kendaraan di Banten Menunggak Pajak, Bapenda Siapkan 'Payment Point'

Kondisi jalan rusak di Pandeglang bukan kali ini saja menjadi sorotan. Warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan memperbaiki infrastruktur agar masyarakat bisa mendapatkan akses kesehatan yang layak tanpa harus mempertaruhkan nyawa di jalan berlumpur. ***

Berita Terkait

Rp55,47 Miliar Belanja Tenaga Ahli Disorot, Pergub SHS Banten Perluas Rekening 0029 untuk Honor Lembaga
Teken MoU, Bawaslu Lebak dan DP3AP2KB Perkuat Pencegahan Kekerasan Seksual
300 Massa AKAMSI Geruduk ATR/BPN, Desak HGB 70-71 Sanur Tak Diperpanjang
Museum Multatuli: Belajar Sejarah dengan Cara Seru
RDF Indah Kiat Berkapasitas 8.100 Ton, Wamenko: Harus Dimanfaatkan Atasi Sampah Serang
Kabar baik! Masyarakat Kini Tak Mesti ke Dukcapil, Layanan Adminduk Sudah Ada di Desa
Pupuk dan Ketahanan Pangan: Mata Rantai yang Tak Boleh Terputus
Herfio Zaki Jadi Dirreskrimum Polda Banten, Jasa Raharja Muda Beri Apresiasi
Tag :

Berita Terbaru

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 16:11

Rp55,47 Miliar Belanja Tenaga Ahli Disorot, Pergub SHS Banten Perluas Rekening 0029 untuk Honor Lembaga

Kamis, 3 September 2026 - 19:01

Teken MoU, Bawaslu Lebak dan DP3AP2KB Perkuat Pencegahan Kekerasan Seksual

Rabu, 2 September 2026 - 23:00

300 Massa AKAMSI Geruduk ATR/BPN, Desak HGB 70-71 Sanur Tak Diperpanjang

Rabu, 2 September 2026 - 20:20

Museum Multatuli: Belajar Sejarah dengan Cara Seru

Rabu, 2 September 2026 - 13:22

RDF Indah Kiat Berkapasitas 8.100 Ton, Wamenko: Harus Dimanfaatkan Atasi Sampah Serang

Berita Terbaru

Gian Kasogi, Pengamat kebijakan publik dan Tata kelola Pemerintah, Dok (Eks/Dailyhits.id)

Berita Terbaru

Rp55,47 Miliar Belanja Tenaga Ahli Disorot, Pergub SHS Banten Perluas Rekening 0029 untuk Honor Lembaga

Sabtu, 5 Sep 2026 - 16:11

Ketua Bawaslu Kabupaten Lebak, Dedi Hidayat didampingi Koordinator SDMO Bawaslu Kabupaten Lebak, Deden Kurniawan (pojok kiri) saat foto bersama dengan Kepala DP3AP2KB Kabupaten Lebak, Lina Budiarti usai menandatangani MoU. (Istimewa)

Berita Terbaru

Teken MoU, Bawaslu Lebak dan DP3AP2KB Perkuat Pencegahan Kekerasan Seksual

Kamis, 3 Sep 2026 - 19:01

Ratusan masa aksi unjuk rasa memdatangi gedung ATR/BPN Jakarta, Dok: (Ist/Dailyhits.id)

Berita Terbaru

300 Massa AKAMSI Geruduk ATR/BPN, Desak HGB 70-71 Sanur Tak Diperpanjang

Rabu, 2 Sep 2026 - 23:00

Nabhan Zulfadli Kurniawan. (Istimewa)

OPINI

Museum Multatuli: Belajar Sejarah dengan Cara Seru

Rabu, 2 Sep 2026 - 20:20

Wakil Menteri Koordinator (Wamenko) Bidang Pangan, Hanif Faisol Nurofiq, bersama Pemerintah Kabupaten Serang dan pihak jajaran perusahaan PT Indah Kiat Tbk Serang. Dok (Dir/Totalbanten.com)

Berita Terbaru

RDF Indah Kiat Berkapasitas 8.100 Ton, Wamenko: Harus Dimanfaatkan Atasi Sampah Serang

Rabu, 2 Sep 2026 - 13:22