Warga Sukarendah Lebak Gagas Gerakan Nol Limbah: Sulap Sampah Jadi Cuan

- Penulis

Minggu, 4 Desember 2022 - 12:40

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Desa Sukarendah, Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak saat foto bersama usai melaunching Gerakan Nol Limbah. (Istimewa)

Warga Desa Sukarendah, Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak saat foto bersama usai melaunching Gerakan Nol Limbah. (Istimewa)

“Sampah yang dikumpulkan dari masyarakat akan ditampung dan dikelola secara digital oleh pengelola Bank Sampah secara profesional dan transparan,” jelasnya.

Kepala Desa Sukarendah, Kecamatan Warunggunung, Mochamad Amin mengapresiasi, kegiatan launching Bank Sampah Digital yang diinisiasi Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Sukarendah Mulyadi Amin. Apalagi Sukarendah memiliki persoalan sampah dan telah menjadi perhatian pemerintah daerah.

Baca Juga :  Anggaran Pengelolaan Sampah Lebih Besar dari Retribusi, Wabup Serang Buka Suara!

Karena di Sukarendah ini ada Pasar Sampay yang tiap hari memproduksi puluhan kubik sampah. Tidak hanya itu, sampah di lingkungan masyarakat juga bisa dikelola dengan baik, sehingga tidak mencemari lingkungan.

“Keberadaan Bank Sampah Digital ini merupakan titik awal dalam Gerakan Nol Limbah dan menciptakan wilayah Sukarendah bebas sampah,” ungkapnya.

Ke depan, Pemerintah Desa Sukarendah secara bertahap akan memberikan dukungan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes).

Baca Juga :  Warga Lebak Keluhkan Bau Menyengat Diduga dari Usaha Pengolahan Tulang Ayam

“Semoga ke depan, masyarakat lebih giat lagi dalam menjaga lingkungan agar tetap bersih dan sehat,” katanya.

Hadir dalam kegiatan launching Bank Sampah Digital Sekretaris Kecamatan Warunggunung Engkus Kusnadi, Kepala Puskesmas Warunggunung Subekti, Ketua Jurusan Ekonomi Syariah STAI Wasilatul Falah, dan perwakilan dari Gaido Travel.

Berita Terkait

Duh, Dua Tahun Pelajar SD Negeri di Pandeglang Terpaksa Belajar di Musala
Aklarasi Transformasi Digital, Pemkab Serang Siapkan ‘Super App’ Layanan Publik Terpadu
Rumah Lansia di Lebak Ludes Diamuk Si Jago Merah
Puluhan Desa Wisata di Kabupaten Serang Mayoritas Mati Suri
Seba Baduy 2026 Digelar Meriah, Ada Apa Saja?
Pemkab Serang Genjot Digitalisasi pajak, potensi kebocoran!
Terlalu Lama Plt, DPRD Lebak Desak Bupati Segera Bertindak
2 Juta Kendaraan di Banten Menunggak Pajak, Bapenda Siapkan ‘Payment Point’

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 07:31

Duh, Dua Tahun Pelajar SD Negeri di Pandeglang Terpaksa Belajar di Musala

Jumat, 17 April 2026 - 13:03

Aklarasi Transformasi Digital, Pemkab Serang Siapkan ‘Super App’ Layanan Publik Terpadu

Jumat, 17 April 2026 - 07:56

Rumah Lansia di Lebak Ludes Diamuk Si Jago Merah

Kamis, 16 April 2026 - 14:50

Puluhan Desa Wisata di Kabupaten Serang Mayoritas Mati Suri

Rabu, 15 April 2026 - 21:30

Pemkab Serang Genjot Digitalisasi pajak, potensi kebocoran!

Berita Terbaru

Kondisi rumah Supriatman (82) yang ludes terbakar. (Istimewa)

Berita Terbaru

Rumah Lansia di Lebak Ludes Diamuk Si Jago Merah

Jumat, 17 Apr 2026 - 07:56

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Serang, Anas Dwi Satya Prasadya, memrikan keterangan kepada pers, Doc (Dir/Dailyhits.id)

Berita Terbaru

Puluhan Desa Wisata di Kabupaten Serang Mayoritas Mati Suri

Kamis, 16 Apr 2026 - 14:50