Lebak- Ratusan massa Persatuan Guru Madrasah Indonesia atau PGMI Provinsi Banten akan mengepung Kantor Gubernur Banten di Kota Serang, Jumat, 25 November 2022. Mereka akan menyuarakan aspirasi bertepatan dengan momentum Hari Guru Nasional.
Keputusan PGMI turun ke jalan tidak lain karena ingin pemerintah provinsi Banten mengalokasikan anggaran untuk insentif guru madrasah non PNS di Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA).
Baca Juga: Deden M Fatih Komitmen Jadikan PGMI Banten Organisasi Solid dan Eksis
“Selama ini teman-teman guru honorer hanya mengandalkan dari dana BOS yang per triwulan dengan kisaran Rp250-300 ribu per bulannya,”kata Ketua DPW PGMI Banten, Deden M. Fatih, Kamis, 24 November 2022.
“Kami ingin pemprov dan DPRD sepakat untuk mengalokasikan insentif untuk guru honorer,”tambah dia.
Halaman : 1 2 Selanjutnya





