Bisnis Emping Melinjo Ternyata Menghasilkan Cuan Menggiurkan Loh, Sebulan Omzet Rp10 Juta

- Penulis

Sabtu, 17 Desember 2022 - 09:26

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Empat karyawan Susilwati ketika memproduksi emping melinjo. Bisnis ini ternyata bisa menghasilkan cuan yang begitu menggiurkan. (Istimewa)

Empat karyawan Susilwati ketika memproduksi emping melinjo. Bisnis ini ternyata bisa menghasilkan cuan yang begitu menggiurkan. (Istimewa)

Lebak- Emping melinjo atau kaceprek melinjo merupakan oleh-oleh khas Banten. Keberadaannya telah digemari oleh masyarakat luas di tanah air.

Ciri khas salah satu oleh-oleh dari tanah jawara ini adalah rasanya yang renyah dan gurih. Saat menyantapnya anda akan merasa ketagihan dan tak mau berhenti mengunyah.

Salah satu sentra pembuatan emping melinjo berada di Kabupaten Lebak, tepatnya di Kampung Cipeuteuy, Desa Baros, Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak.

Baca Juga :  Pola Pemungutan Retribusi Sampah Rp1,2 Miliar di DLH Kabupaten Serang Dipertanyakan Dewan

Geliat pengrajin emping melinjo di kampung Cipeuteuy tersebut menjadi sumber mata pencaharian bagi warga sekitar.

Dalam setiap harinya sentra pembuatan emping bisa menghasilkan 20 kilogram emping melinjo mentah yang siap dikirim ke pasaran.

“Jadi awalnya saya hanya membeli saja ke orang, terus kemudian dijual lagi. Nah saya kepikiran kenapa saya gak produksi sendiri,” kata Susilawati salah satu pemilik sentra emping di Lebak, Sabtu, 17 Desember 2022.

Baca Juga :  Pejabat Eselon II dari Luar Daerah Dilantik, Bupati Tegaskan Soal Integritas dan Gaya Hidup

Darii awalnya kecil-kecilan, akhirnya mencoba dan membuka sentra pembuatan emping melinjo di rumahnya.

“Terus akhirnya saya mencoba, Alhamdulillah hingga saat ini berjalan dari awalnya kecil-kecilan hingga sekarang mulai besar,” ujarnya.

Berita Terkait

Gapensi Lebak – BAZNAS Kompak Optimalkan Dana Zakat untuk Rakyat Miskin, Nabil Jayabaya: Harus Transparan!
Gugatan Muktamar XXI Mathla’ul Anwar Meledak ke Pengadilan, Selisih Enam Suara Dipersoalkan
O2SN Kabupaten Lebak 2026 Cetak Atlet Muda, Rangkasbitung Jadi Juara Umum
Polda Banten dan Polres Lebak Kompak Hijaukan Daerah, 1.000 Pohon Ditanam
Duh, Pemerintah Kewalahan Tangani Sampah di Kabupaten Lebak
Orang Desa Tidak Butuh Dolar: Jalan Kemandirian Pangan dari Leuit Banten untuk Indonesia
Temu Sapa Polsek Cikande Bersama Insa Pers, Bahas Persoalan Keamanan
PERADI Semakin Kokoh, 222 Advokat Baru Resmi Bergabung di Banten

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:51

Gapensi Lebak – BAZNAS Kompak Optimalkan Dana Zakat untuk Rakyat Miskin, Nabil Jayabaya: Harus Transparan!

Kamis, 21 Mei 2026 - 22:24

Gugatan Muktamar XXI Mathla’ul Anwar Meledak ke Pengadilan, Selisih Enam Suara Dipersoalkan

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:17

O2SN Kabupaten Lebak 2026 Cetak Atlet Muda, Rangkasbitung Jadi Juara Umum

Rabu, 20 Mei 2026 - 11:46

Polda Banten dan Polres Lebak Kompak Hijaukan Daerah, 1.000 Pohon Ditanam

Selasa, 19 Mei 2026 - 09:13

Orang Desa Tidak Butuh Dolar: Jalan Kemandirian Pangan dari Leuit Banten untuk Indonesia

Berita Terbaru