Nelayan Lebak Harus Banting Setir Jadi Petani dan Tukang Ojek Buat Nyambung Hidup

- Penulis

Jumat, 30 Desember 2022 - 07:27

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO ILUSTRASI. Nelayan Lebak tak melaut karena cuaca buruk. Untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari mereka terpaksa alih profesi menjadi petani dan tukang ojek. (Dok. detikFinance)

FOTO ILUSTRASI. Nelayan Lebak tak melaut karena cuaca buruk. Untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari mereka terpaksa alih profesi menjadi petani dan tukang ojek. (Dok. detikFinance)

Lebak- Sejumlah nelayan di Desa Cireunde, Kecamatan Cilograng, Kabupaten Lebak harus banting setir menjadi petani kebun maupun tukang ojek.

Bukan tanpa alasan, mereka terpaksa beralih profesi semata – mata untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Usut punya usut, para nelayan terpaksa alih profesi karena belakangan ini cuaca ekstrem tengah menerjang perairan Lebak Selatan sehingga membuat para nelayan tak bisa melaut.

Baca Juga :  Penyebrangan Pelabuhan Merak-Bakauheni Terganggu Gegara Cuaca Buruk

Madjasa salah satu nelayan mengaku sementara waktu terpaksa menjadi petani kebun karena kondisi cuaca yang ekstrem membuatnya tidak bisa melaut.

Baca Juga :  Keren! Politisi PDIP Ini Ajak Puluhan Anak Yatim Belanja Pakaian Sekolah dan Perlengkapan Ibadah

“Seminggu sudah saya dan nelayan lainnya tidak melaut, karena cuaca ekstrem. Karena, tidak ada penghasilan lain saya pribadi bertani kebun untuk menyambung hidup anak istri,”kata Madjasa, Kamis, 29 Desember 2022.

Berita Terkait

Rumah Lansia di Lebak Ludes Diamuk Si Jago Merah
Puluhan Desa Wisata di Kabupaten Serang Mayoritas Mati Suri
Seba Baduy 2026 Digelar Meriah, Ada Apa Saja?
Pemkab Serang Genjot Digitalisasi pajak, potensi kebocoran!
Terlalu Lama Plt, DPRD Lebak Desak Bupati Segera Bertindak
2 Juta Kendaraan di Banten Menunggak Pajak, Bapenda Siapkan ‘Payment Point’
Satgas MBG Temukan Dapur ‘Suspensi’ hingga Konflik Yayasan di Serang
Jalan Rusak Parah Hambat Program Presiden di Lebak, Nabil Jayabaya Turun Tangan Perbaiki

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 07:56

Rumah Lansia di Lebak Ludes Diamuk Si Jago Merah

Kamis, 16 April 2026 - 14:50

Puluhan Desa Wisata di Kabupaten Serang Mayoritas Mati Suri

Kamis, 16 April 2026 - 07:13

Seba Baduy 2026 Digelar Meriah, Ada Apa Saja?

Rabu, 15 April 2026 - 21:30

Pemkab Serang Genjot Digitalisasi pajak, potensi kebocoran!

Selasa, 14 April 2026 - 19:48

2 Juta Kendaraan di Banten Menunggak Pajak, Bapenda Siapkan ‘Payment Point’

Berita Terbaru

Kondisi rumah Supriatman (82) yang ludes terbakar. (Istimewa)

Berita Terbaru

Rumah Lansia di Lebak Ludes Diamuk Si Jago Merah

Jumat, 17 Apr 2026 - 07:56

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Serang, Anas Dwi Satya Prasadya, memrikan keterangan kepada pers, Doc (Dir/Dailyhits.id)

Berita Terbaru

Puluhan Desa Wisata di Kabupaten Serang Mayoritas Mati Suri

Kamis, 16 Apr 2026 - 14:50

FOTO ILUSTRASI Seba baduy. (Instagram Info Rangkasbitung)

Berita Terbaru

Seba Baduy 2026 Digelar Meriah, Ada Apa Saja?

Kamis, 16 Apr 2026 - 07:13

Bupati Serang Bersama Mitra Bank Dalam Acafa High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Bapenda Kab. Serang di Hotell Swissbellin Cikande, Doc (Dir/Dailyhits.id)

Berita Terbaru

Pemkab Serang Genjot Digitalisasi pajak, potensi kebocoran!

Rabu, 15 Apr 2026 - 21:30