Penyebrangan Pelabuhan Merak-Bakauheni Terganggu Gegara Cuaca Buruk

- Penulis

Selasa, 3 Desember 2024 - 11:54

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CILEGON, DAILYHITS.ID – Cuaca buruk membuat aktivitas penyebrangan di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon terganggu.
Proses bongkar muat kendaraan di Pelabuhan yang dikelola PT ASDP Indonesia Ferry tersebut terkendala.
Akibatnya, lalu lintas menuju Pelabuhan Merak padat merayap dipenuhi kendaraan roda empat hingga Gerbang Tol Merak.
Petugas Humas PT ASDP Indonesia Ferry, Bintang Felfian membenarkan aktivitas di Pelabuhan Merak mengalami kendala karena faktor cuaca.
“Kendala karena gelombang, jadi kapal sulit sandar dan proses bongkar muat juga dilakukan sangat hati-hati,” kata Bintang melalui pesan instan.
Kendati demikian, Bintang memastikan bahwa pelayanan di Pelabuhan Merak masih berjalan.
“Tapi sejauh ini pelayanan masih dibuka sesuai arahan dari regulator KSOP belum ada arahan untuk menutup,” katanya.
Sementara Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Didik Heriyanto menyarankan truk yang hendak menyebrang melalui Pelabuhan Merak istirahat di rest area KM 43 dan KM 68.
“Kami mengimbau agar truk tidak terburu-buru melakukan penyebrangan mengingat cuaca yang kurang kondusif,”
kata Didik melalui pesan instan.
Diketahui, aktivitas bongkar muat kendaraan terganggu oleh cuaca buruk. Akibatnya, lalu lintas menuju Pelabuhan Merak padat merayap hingga Gerbang Tol Merak.
“Itu juga untuk mengurangi antrean panjang di Pelabuhan Merak,” lanjut Didik.
Didik mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu waspada dan meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi kondisi cuaca yang dapat berubah-ubah.
“Kami juga mengingatkan pengendara motor untuk memilih menepi ataupun berteduh saat terjadi hujan deras, faktor cuaca seperti ini dapat mempengaruhi kondisi jalan hingga berpotensi menjadi penyebab kecelakaan,” ujarnya.
Baca Juga :  Nelayan Lebak Harus Banting Setir Jadi Petani dan Tukang Ojek Buat Nyambung Hidup

Berita Terkait

Gunung Kaupas di Padarincang Longsor, Warga Panik Lari Terbirit-birit
Ratusan Pelajar SMAN 1 Cimarga Mogok Sekolah: Sepi – Tak Ada KBM
Heboh Banyak Truk Sampah Pemkab Serang Buang Sampah di Lebak
Gawat! Puluhan SPPG di Lebak Belum Punya Sertifikat Higenis
Biang Kerok Limbah Radioaktif di Cikande Terungkap, KLH Gugat Dua Perusahaan
Wartawan Jadi Korban Pengeroyokan, PWI Serang Raya Geruduk Pemkab Desak Tegakan Kebebasan Pers
Desa Tanjung Burung Terendam: Kisah Ratusan Keluarga dalam Pelukan Cisadane yang Meluap
Ditinggal Kerja ke Arab, Bocah 9 Tahun Diperkosa Pacar Ibunya 

Berita Terkait

Selasa, 6 Januari 2026 - 19:13

Gunung Kaupas di Padarincang Longsor, Warga Panik Lari Terbirit-birit

Senin, 13 Oktober 2025 - 08:20

Ratusan Pelajar SMAN 1 Cimarga Mogok Sekolah: Sepi – Tak Ada KBM

Rabu, 8 Oktober 2025 - 11:45

Heboh Banyak Truk Sampah Pemkab Serang Buang Sampah di Lebak

Rabu, 1 Oktober 2025 - 14:42

Gawat! Puluhan SPPG di Lebak Belum Punya Sertifikat Higenis

Selasa, 30 September 2025 - 17:38

Biang Kerok Limbah Radioaktif di Cikande Terungkap, KLH Gugat Dua Perusahaan

Berita Terbaru

FOTO ILUSTRASI uang. (Dok. Kaltim Prokal)

Berita Terbaru

Keuangan Daerah Tertekan, Pemkab Lebak Bakal Hapus Honor ASN?

Rabu, 15 Jul 2026 - 11:22