Mengungkap Kebenaran di Jayasari Lebak, Warga Ramai-ramai Gelar Aksi Damai

- Penulis

Selasa, 22 Agustus 2023 - 15:52

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga saat menggelar aksi damai mengungkap kebenaran mengenai polemik di Jayasari. (Istimewa)

Warga saat menggelar aksi damai mengungkap kebenaran mengenai polemik di Jayasari. (Istimewa)

DAILYHITS LEBAK- Ratusan warga Desa Jayasari, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak menggelar deklarasi damai. Tujuannya untuk meluruskan informasi mengenai polemik investasi milik Mulyadi Jayabaya.

Ya, mantan Bupati Lebak dua periode itu disebut-sebut memiliki tambang pasir di Desa Jayasari. Belakangan ini, sosok central di Bumi Multatuli ini tengah disorot lantaran dilaporkan atas dugaan penyerobotan lahan warga.

Baca Juga :  Mengenal Burhannudin, Kades Cekatan dan Idaman Warga

Sanen warga sekitar mengatakan keberadaan investasi milik Jayabaya justru membawa dampak positif terhadap warga.

Dia mengaku tanahnya juga menjadi salah satu bagian yang terdampak oleh investasi tersebut. Namun, proses administrasi dan lainnya telah selesai dilakukan sesuai dengan kesepakatan.

“Tanah saya ada disitu tapi sudah dibeli dengan ikhlas juga sesuai kesepakatan,”kata Sanen, Selasa, 22 Agustus 2023.

Baca Juga :  Dilantik Jadi Pejabat Pemprov Banten, Budi Santoso Ungkap Peran Besar Tokoh Sentral

Dia bersama warga lainnya juga mengungkapkan setelah adanya investasi tersebut infrastruktur menjadi mulus sehingga perekonomian masyarakat pun meningkat.

“Saya bersama warga lainnya yang terdampak justru senang dengan adanya investasi itu. Selain infrastruktur dibangun ya kalau kita-kita nih administrasi pembebasan lahan juga sudah selesai sesuai dengan semestinya,”tandasnya.

“Yang jelas saat pembebasan itu tidak ada paksaan,”tambah dia.

Berita Terkait

Rp55,47 Miliar Belanja Tenaga Ahli Disorot, Pergub SHS Banten Perluas Rekening 0029 untuk Honor Lembaga
Teken MoU, Bawaslu Lebak dan DP3AP2KB Perkuat Pencegahan Kekerasan Seksual
300 Massa AKAMSI Geruduk ATR/BPN, Desak HGB 70-71 Sanur Tak Diperpanjang
Museum Multatuli: Belajar Sejarah dengan Cara Seru
RDF Indah Kiat Berkapasitas 8.100 Ton, Wamenko: Harus Dimanfaatkan Atasi Sampah Serang
Kabar baik! Masyarakat Kini Tak Mesti ke Dukcapil, Layanan Adminduk Sudah Ada di Desa
Pupuk dan Ketahanan Pangan: Mata Rantai yang Tak Boleh Terputus
Herfio Zaki Jadi Dirreskrimum Polda Banten, Jasa Raharja Muda Beri Apresiasi

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 16:11

Rp55,47 Miliar Belanja Tenaga Ahli Disorot, Pergub SHS Banten Perluas Rekening 0029 untuk Honor Lembaga

Kamis, 3 September 2026 - 19:01

Teken MoU, Bawaslu Lebak dan DP3AP2KB Perkuat Pencegahan Kekerasan Seksual

Rabu, 2 September 2026 - 23:00

300 Massa AKAMSI Geruduk ATR/BPN, Desak HGB 70-71 Sanur Tak Diperpanjang

Rabu, 2 September 2026 - 20:20

Museum Multatuli: Belajar Sejarah dengan Cara Seru

Rabu, 2 September 2026 - 13:22

RDF Indah Kiat Berkapasitas 8.100 Ton, Wamenko: Harus Dimanfaatkan Atasi Sampah Serang

Berita Terbaru