Jurus Jitu Wakil Walikota Cilegon Respons Keluhan Warga soal Kenaikan Harga Beras

- Penulis

Jumat, 9 Februari 2024 - 14:43

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Walikota Cilegon, Sanuji Pentamarta saat meninjau harga beras di Pasar Keranggot dan Blok F Kota Cilegon. (Istimewa)

Wakil Walikota Cilegon, Sanuji Pentamarta saat meninjau harga beras di Pasar Keranggot dan Blok F Kota Cilegon. (Istimewa)

DAILYHITS CILEGON– Wakil Walikota Cilegon, Sanuji Pentamarta mengunjungi Pasar Keranggot dan Pasar Blok F di Kota Cilegon, Provinsi Banten, Jumat, 9 Februari 2024. Tujuannya untuk memastikan harga beras.

Ya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sejumlah komoditas pangan seperti beras menyumbang kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) pada pekan pertama Februari 2024 atau dua minggu sebelum Pemilihan Umum (Pemilu). Harga beras melonjak di 179 Daerah.

Baca Juga :  23 Panggung Isra Miraj dan Cerita Iip Makmur Bersama Warga

Di Kota Cilegon, banyak warga mengeluhkan kenaikan harga beras tersebut, warga mengalami kenaikan 2 pekan terakhir ini harga sebelumnya Rp 15.000 /kg kini kencapai Rp 17.000 – 23.000/kilogram atau Rp 350.000/karung saat ini mencapai Rp 400.000/karung dengan kapasitas 25 kilogram.

Baca Juga :  'Kepoin' Harta Bos Alfamart - Indomaret, Siapa Lebih Kaya?

Keluhan warga Cilegon terkait lonjakan harga beras hampir setiap hari diterima oleh Wakil Walikota Cilegon Sanuji Pentamarta baik disampaikan langsung maupun melalui platform media sosial pribadi Sanuji Pentamarta.

Sanuji mengatakan dari semua penjual yang ditemui rata-rata mengalami kenaikan yang signifikan terutama di tiga Hari belakangan ini mencapai 35-40% dari harga sebelumnya.

Berita Terkait

Rp55,47 Miliar Belanja Tenaga Ahli Disorot, Pergub SHS Banten Perluas Rekening 0029 untuk Honor Lembaga
Teken MoU, Bawaslu Lebak dan DP3AP2KB Perkuat Pencegahan Kekerasan Seksual
300 Massa AKAMSI Geruduk ATR/BPN, Desak HGB 70-71 Sanur Tak Diperpanjang
Museum Multatuli: Belajar Sejarah dengan Cara Seru
RDF Indah Kiat Berkapasitas 8.100 Ton, Wamenko: Harus Dimanfaatkan Atasi Sampah Serang
Kabar baik! Masyarakat Kini Tak Mesti ke Dukcapil, Layanan Adminduk Sudah Ada di Desa
Pupuk dan Ketahanan Pangan: Mata Rantai yang Tak Boleh Terputus
Herfio Zaki Jadi Dirreskrimum Polda Banten, Jasa Raharja Muda Beri Apresiasi

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 16:11

Rp55,47 Miliar Belanja Tenaga Ahli Disorot, Pergub SHS Banten Perluas Rekening 0029 untuk Honor Lembaga

Kamis, 3 September 2026 - 19:01

Teken MoU, Bawaslu Lebak dan DP3AP2KB Perkuat Pencegahan Kekerasan Seksual

Rabu, 2 September 2026 - 23:00

300 Massa AKAMSI Geruduk ATR/BPN, Desak HGB 70-71 Sanur Tak Diperpanjang

Rabu, 2 September 2026 - 20:20

Museum Multatuli: Belajar Sejarah dengan Cara Seru

Rabu, 2 September 2026 - 13:22

RDF Indah Kiat Berkapasitas 8.100 Ton, Wamenko: Harus Dimanfaatkan Atasi Sampah Serang

Berita Terbaru