Peringati Hari Lahir ke-87, RSDP Serang Komitmen Terapkan Pelayanan Ramah dan Profesional

- Penulis

Rabu, 20 Agustus 2025 - 12:57

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt Direktut, dr Dradjat Prawiranegara (RSDP) Kabupaten Serang, Rahmat setiadi, saat memberikan keterangan kepada pers.( foto : dir/Dailyhits).

Plt Direktut, dr Dradjat Prawiranegara (RSDP) Kabupaten Serang, Rahmat setiadi, saat memberikan keterangan kepada pers.( foto : dir/Dailyhits).

DAILYHITS.ID –  Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Dradjat Prawiranegara (RSDP) Kabupaten Serang memperingati hari jadinya yang ke-87 pada 20 Aggustus 2025, Terus Tingkatkan Komitmen ramah dan profesional.

Plt Direktur RSDP, dr Rachmat Setiadi, menegaskan rumah sakit akan terus hadir dengan pelayanan terbaik, profesional, dan mengutamakan keselamatan pasien.

“Dirgahayu RSDP! Semoga terus melaju bersama masyarakat Indonesia memberikan yang terbaik dengan mengutamakan keselamatan pasien,” Ujar Rachmat kepada wartawan usai acara hari jadi RSDP, Rabu,(20/8/2025).

RSDP berdiri sejak 20 Agustus 1938, jauh sebelum Indonesia merdeka. Saat ini rumah sakit tersebut berstatus tipe B pendidikan, sekaligus menjadi rumah sakit rujukan terbesar di wilayah Banten bagian barat.

Menurut Rahmat , visi RSDP adalah menjadi rumah sakit terbaik di Banten dengan pelayanan profesional dan berkualitas.

Baca Juga :  Warga Diminta Urus Adminduk Langsung, Jangan Lewat Calo

Ia juga menekankan filosofi pelayanan yang dirangkum dalam prinsip Ramah, Cepat, Tepat, dan Ikhlas (RCTI)

“Untuk melayani secara ramah, cepat, tepat, dan ikhlas itu memang tidak mudah. Ada kalanya tenaga kesehatan lelah sehingga kestabilannya menurun. Itu sebabnya kami terus melakukan pembelajaran dan evaluasi agar pelayanan RSDP semakin baik,”ujar Rachmat.

Terkait status rumah sakit, Rachmat membuka peluang peningkatan RSDP menjadi tipe A apabila ada dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Serang, khususnya Bupati.

“Kalau tipe A itu sudah rujukan nasional, butuh SDM dan sarana prasarana super canggih. Insyaallah kalau ada support dari pemerintah daerah, kami siap,” katanya.

Meski begitu, Rachmat tidak menutup adanya kendala di lapangan.

Ia mengakui masih ada keluhan masyarakat terkait keterbatasan ruang tunggu dan ruang rawat inap.

Baca Juga :  Empat Wanita Open BO Digrebek Polisi di Kos-kosan Cikande

Hal itu disebabkan penerapan aturan baru dari Kementerian Kesehatan melalui Kelas Rawat Inap Standar (KRIS).

“Dari 420 tempat tidur turun menjadi 310, lalu dengan standar baru BPJS dan Kemenkes ditetapkan hanya 310. Artinya ada sekitar 110 tempat tidur yang dikurangi. Saat ini tingkat keterisian atau BOR kami sudah 95 persen, jadi memang sering penuh,” ungkapnya.

Ia meminta kepada masyarakat kabupaten banten memahami kondisi tersebut dan memohon maaf apabila masrakat kesuliatan dalam mendapatkan kamar.

“Mohon maaf bila masyarakat merasa lebih sulit mendapat kamar. Kami menyesuaikan standar nasional, dan tidak semua ruangan bisa dipakai, misalnya ruang isolasi tidak dapat digunakan untuk pasien umum,” Pungkasnya.

Berita Terkait

Media dan Politik
Belanja Tenaga Ahli Capai Rp55,47 Miliar di Tengah APBD Banten yang Terus Turun
Namanya Jadi Sorotan, Ketua DPRD Lebak Ungkap Fakta di Balik Dugaan Penculikan Aktivis LSM
Kapolda Banten Gigit Jari! Argentina Tumbang 0-1 dari Spanyol di Final Piala Dunia 2026
Keuangan Daerah Tertekan, Pemkab Lebak Bakal Hapus Honor ASN?
Proyek P3A-TGAI Cibatu di Pandeglang Dinilai Sesuai RAB dan Spesifikasi
MPLS SMAN 3 Rangkasbitung Berikan Pemahaman soal Kenakalan Remaja dan Bahaya Narkoba
AKP Fredo Leonard Jabat Kasatreskrim Polres Lebak Gantikan AKP Wisnu Adicahya

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:23

Media dan Politik

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:09

Belanja Tenaga Ahli Capai Rp55,47 Miliar di Tengah APBD Banten yang Terus Turun

Senin, 20 Juli 2026 - 15:10

Namanya Jadi Sorotan, Ketua DPRD Lebak Ungkap Fakta di Balik Dugaan Penculikan Aktivis LSM

Senin, 20 Juli 2026 - 07:19

Kapolda Banten Gigit Jari! Argentina Tumbang 0-1 dari Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:22

Keuangan Daerah Tertekan, Pemkab Lebak Bakal Hapus Honor ASN?

Berita Terbaru

Komisioner Bawaslu Kabupaten Lebak, Deden Kurniawan. (Istimewa)

OPINI

Media dan Politik

Rabu, 22 Jul 2026 - 10:23

FOTO ILUSTRASI uang. (Dok. Kaltim Prokal)

Berita Terbaru

Keuangan Daerah Tertekan, Pemkab Lebak Bakal Hapus Honor ASN?

Rabu, 15 Jul 2026 - 11:22