PT Wakasatomo Engineering Pastikan Proyek Jembatan PLTU Suralaya Tertib dan Libatkan Warga Lokal

- Penulis

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 17:01

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Project PT Wakasatomo Engineering,dalam proyek pembangunan jembatan penghubung Unit 8 PLTU Suralaya, Foto: (Ist/Dailyhits).

Project PT Wakasatomo Engineering,dalam proyek pembangunan jembatan penghubung Unit 8 PLTU Suralaya, Foto: (Ist/Dailyhits).

DAILYHITS.ID – PT Wakasatomo Engineering menegaskan komitmennya untuk bekerja cepat, tertib, dan sesuai aturan dalam proyek pembangunan jembatan penghubung Unit 8 PLTU Suralaya Cilegon.

Perusahaan memastikan seluruh kegiatan konstruksi berjalan transparan, aman, serta tidak mengganggu aktivitas masyarakat dan jalur nelayan di sekitar lokasi proyek.

Project Manager PT Wakasatomo Engineering, Ari Suryadi, mengatakan pihaknya sejak awal berpegang pada prinsip keterbukaan dan kepatuhan terhadap ketentuan ketenagakerjaan. Menurutnya, seluruh pekerja termasuk tenaga kerja lokal mendapatkan hak sesuai aturan yang berlaku.

Baca Juga :  HPN 2026 di Banten, Pentas Budaya dan UMKM Jadi Etalase Identitas Lokal 

“Kami tidak pernah melanggar aturan upah. Semua pekerja mendapat bayaran sesuai kesepakatan,” ujar Ari kepada wartawan, sabtu, (18/10/2025)

Ia menjelaskan, jam kerja berlangsung dari pukul 08.00 hingga 16.00 WIB. Sementara bagi pekerja yang lembur, perusahaan memberlakukan perhitungan dua hari kerja penuh sebagai bentuk penghargaan terhadap tenaga kerja lokal agar tetap sejahtera dan termotivasi.

Baca Juga :  Pedagang Kota Cilegon Siap Menangkan Prabowo-Gibran Satu Putaran

Selain menjamin kesejahteraan pekerja, PT Wakasatomo Engineering juga aktif menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat sekitar proyek.

Ari mengatakan, sebelum pekerjaan dimulai, pihaknya telah berkoordinasi dengan tokoh masyarakat, nelayan, humas PLN, serta pihak terkait lainnya.

“Kami pastikan jalur nelayan tetap terbuka dan aktivitas ekonomi warga tidak terganggu sepanjang proyek berlangsung,” kata Ari.

Berita Terkait

PKB Banten Beri Tali Asih kepada 200 Guru Ngaji pada Peringatan Hari Santri 2026
Mahasiswa Unpam Serang Sosialisasikan Jaminan Sosial bagi Pekerja Mandiri di Pandeglang
Cegah Sengketa! Mahasiswa Hukum Unpam Serang Edukasi Warga Pandeglang soal Perjanjian Tertulis
DPRD Banten Tekankan Penyertaan Modal Rp163,5 Miliar ke PT Jamkrida Harus Berdampak ke UMKM
Pemkab Serang Perkuat Layanan Kesehatan untuk Tekan Stunting dan Masalah Gizi Anak
KH Saifun Nawasi Sebut Piagam Al-Fathaniyah sebagai Embrio Hari Santri Nasional
Kejar Pemerataan Infrastruktur, Bupati Serang Usulkan 26 Ruas Jalan ke Pemprov Banten
Pemkab Serang Genjot UMKM Naik Kelas, 23 Produk Lokal Tembus Ritel Modern

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:53

PKB Banten Beri Tali Asih kepada 200 Guru Ngaji pada Peringatan Hari Santri 2026

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:01

Mahasiswa Unpam Serang Sosialisasikan Jaminan Sosial bagi Pekerja Mandiri di Pandeglang

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:27

Cegah Sengketa! Mahasiswa Hukum Unpam Serang Edukasi Warga Pandeglang soal Perjanjian Tertulis

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:23

DPRD Banten Tekankan Penyertaan Modal Rp163,5 Miliar ke PT Jamkrida Harus Berdampak ke UMKM

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:03

Pemkab Serang Perkuat Layanan Kesehatan untuk Tekan Stunting dan Masalah Gizi Anak

Berita Terbaru