DAILYHITS – Proyek Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3A-TGAI) di Daerah Irigasi Cibatu, Desa Ciburial, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, dinilai telah dikerjakan sesuai spesifikasi teknis. Hal itu disampaikan tim monitoring Badak Banten Perjuangan DPC Kabupaten Pandeglang usai meninjau langsung lokasi pekerjaan pada Selasa (14/7/2026).
Berdasarkan hasil pemantauan, proyek yang didanai Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau-Ciujung-Cidurian (BBWS C3) tersebut menggunakan material yang dinilai sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB). Di lokasi juga terlihat tumpukan batu pasangan, pasir, dan semen yang digunakan untuk pembangunan saluran irigasi.
Konsultan konstruksi gedung dan jembatan, Oke Oktaviani ST, menjelaskan bahwa penggunaan pasir laut untuk konstruksi tidak menjadi persoalan selama memenuhi spesifikasi teknis dan memiliki kadar lumpur yang rendah.
“Pasir untuk konstruksi bisa berasal dari sungai, laut, darat maupun gunung. Yang menjadi acuan bukan asal pasirnya, tetapi kualitasnya, terutama kadar lumpurnya yang rendah sehingga layak digunakan sebagai material bangunan,” ujar Oke.
Menurutnya, pemanfaatan material lokal merupakan hal yang lazim dilakukan selama tidak bertentangan dengan ketentuan teknis serta telah tercantum dalam RAB proyek.
“Patokannya adalah kualitas material dan kesesuaian dengan RAB. Selama material tersebut memenuhi standar untuk pekerjaan irigasi, maka tidak ada yang perlu dipersoalkan,” katanya.
Ketua Kelompok P3A Cibatu, Jana, memastikan seluruh pekerjaan dilaksanakan sesuai ketentuan dengan menggunakan material yang telah direncanakan.
Halaman : 1 2 Selanjutnya







