Co-Firing TPSA Bagendung Cilegon Dipamerkan pada CSS XXII AKKOPSI

- Penulis

Selasa, 7 Mei 2024 - 23:58

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan peserta AKKOPSI 2024. (Istimewa)

Ratusan peserta AKKOPSI 2024. (Istimewa)

DAILYHITS CILEGON- Pemerintah Kota Cilegon bersiap untuk menunjukkan proses pengelolaan sampah menjadi Bahan Bakar Jumputan Padat (BBJP) di Tempat Pembuangan Sampah AKhir (TPSA) Bagendung pada acara City Sanitation Summit (CSS) XXII Aliansi Kabupaten/Kota Peduli Sanitasi (Akkopsi).

Hal itu disampaikan Helldy saat menyampaikan sambutan sebagai tuan rumah pada acara Pembukaan CSS XXII Akkopsi di The Royale Krakatau Hotel Cilegon, Selasa 7 Mei 2024.

“Kami ucapkan selamat datang kepada seluruh peserta CSS XXII Akkopsi di Kota Cilegon. Kami bangga, karena sampai kemarin (Senin-red) pukul 17.30 WIB yang sudah registrasi kepada panitia sebanyak 166 kabupaten/kota seluruh Indonesia dan yang registrasi seluruhnya sebanyak 610 peserta. Ada 24 kepala daerah yang sudah hadir,” kata Wali Kota Cilegon Helldy Agustian sebagaimana dirilis Diskominfo Kota Cilegon, Selasa 7 Mei 2024.

Baca Juga :  Kinerja Helldy Agustian soal Kerjasama Industri Diapresiasi di Acara AKKOPSI 2024

Pada momen CSS XXII Akkopsi tersebut, tambah Helldy, Kota Cilegon yang merupakan pintu gerbangnya Pulau Jawa telah memiliki program pengelolaan sampah menjadi BBJP yang menjadi pengganti batu bara atau co-firing di TPSA Bagendung. BBJP tersebut digunakan Pembangkit Listri Tenaga Uap (PLTU) Suralaya milik PT Indonesia Power.

Baca Juga :  Cegah Kanker Serviks, Dinkes Banten Gencarkan Skrining HPV DNA untuk Perempuan

“Nanti akan kami tunjukkan (Pengelolaan Sampah TPSA Bagendung-red). Jadi, bapak-bapak jangan sampai tidak mengunjungi sampahnya, kita sudah siapin. Nanti kita akan sampaikan caranya, bentuknya dan dijualnya kemana. Kita akan uraikan secara langsung,” tambahnya.

Dijelaskan Helldy, proyek persampahan co-firing tersebut disinyalir menjadi yang pertama dan terbesar di Indonesia, sehingga tidak kurang dari 70 kabupaten/kota yang sudah melakukan kunjungan untuk mempelajari.

Berita Terkait

Satgas Serang Sidak Nikomas, Bidik Calo dan Pungli Rekrutmen Kerja
Bupati Hasbi Tunjuk Firman Rahmatullah Jadi Plt Direktur RSUD Adjidarmo
Gerakan Sekar Hebat, Inovasi Disdik Lebak untuk SPMB Ramah
Dapat Restu KORPRI Pusat, Runk5bitung Siap Jadi Magnet Ribuan Pelari
Eli Sahroni: Sekda Lebak Terpilih Harus Memiliki Rekam Jejak Baik
Minimalisir ‘Impor’ Wasit Luar, Akuatik Lebak Latih 100 Peserta
Pansus DPRD Soroti Penempatan ASN Kabupaten Lebak
Selamat Tahun Baru Islam 1448 H

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:07

Satgas Serang Sidak Nikomas, Bidik Calo dan Pungli Rekrutmen Kerja

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:49

Bupati Hasbi Tunjuk Firman Rahmatullah Jadi Plt Direktur RSUD Adjidarmo

Jumat, 19 Juni 2026 - 07:35

Gerakan Sekar Hebat, Inovasi Disdik Lebak untuk SPMB Ramah

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:08

Dapat Restu KORPRI Pusat, Runk5bitung Siap Jadi Magnet Ribuan Pelari

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:36

Eli Sahroni: Sekda Lebak Terpilih Harus Memiliki Rekam Jejak Baik

Berita Terbaru

Kabid SD Disdik Lebak, Sahril Apani. (Istimewa)

Berita Terbaru

Gerakan Sekar Hebat, Inovasi Disdik Lebak untuk SPMB Ramah

Jumat, 19 Jun 2026 - 07:35

Ketua Umum Ormas Badak Banten, Eli Sahroni. (Istimewa)

Berita Terbaru

Eli Sahroni: Sekda Lebak Terpilih Harus Memiliki Rekam Jejak Baik

Selasa, 16 Jun 2026 - 21:36