Cuaca Ekstrem, BPBD Kabupaten Serang Disiagakan di Titik Rawan Banjir dan Longsor

- Penulis

Senin, 12 Januari 2026 - 15:13

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Serang, Najib Hamas, memberian keterangan kepada Pers, Senin (12/1) Foto: DAILYHITS.

Wakil Bupati Serang, Najib Hamas, memberian keterangan kepada Pers, Senin (12/1) Foto: DAILYHITS.

DAILYHITS.ID – Pemerintah Kabupaten Serang memperketat pengawasan di sejumlah wilayah rawan bencana menyusul potensi cuaca ekstrem yang masih membayangi.

Selain menyiagakan personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), pemerintah daerah juga menggandeng otoritas geologi untuk melakukan kajian teknis guna menentukan langkah mitigasi jangka panjang.

Wakil Bupati Serang Najib Hamas menegaskan, prioritas utama pemerintah saat ini adalah menjamin keselamatan warga di tengah ancaman banjir susulan dan tanah longsor. Personel BPBD telah disebar ke berbagai titik krusial sejak Senin (12/1/2026) pagi.

“Kami menyebar personel di semua lokasi, baik di wilayah yang sudah terdampak maupun yang memiliki potensi kerawanan baru, seperti di Baros, Jawilan, hingga Cikande. Tim BPBD bersiaga penuh untuk memastikan keselamatan warga tetap terjaga,” kata Najib saat meninjau kondisi lapangan, Senin siang.

Baca Juga :  Sentuhan Budaya dalam Birokrasi: Bupati Serang Lantik Pejabat di Kampung Seni Yudha Asri demi Kedekatan Sosial

Langkah antisipasi tidak hanya dilakukan melalui penanganan darurat di lapangan.

Pemkab Serang telah berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) atau Badan Geologi di Bandung untuk meminta kajian tematik terkait fenomena kebencanaan di Serang.

Kajian ini dinilai krusial untuk memberikan kepastian bagi warga, terutama mereka yang kini berada di pengungsian.

Baca Juga :  Duh, 412 Ribu Warga Banten Nganggur

“Hasil kajian tersebut akan menjadi rujukan bagi OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait. Kami ingin memastikan kapan warga bisa kembali ke rumah dengan aman dan bagaimana langkah konkret mengatasi potensi genangan serta lumpur ke depan,” ujar Najib.

Berdasarkan pantauan di lapangan, debit air menunjukkan fluktuasi.
Di wilayah Jawilan, luapan Sungai Ci Durian sempat meningkatkan muka air hingga merendam kawasan Koper.

Sementara di Citasukamaju, debit air yang naik pada malam hari dilaporkan mulai surut pada siang ini.

Berita Terkait

Program Swasembada Pangan, Polresta Serang Kota Tanam Jagung Serentak Kuartal I 2026
Minim Akses Pendidikan, Warga Lapak Link Priuk Cilegon Minta Hadirnya Sekolah Rakyat
Pemkab Lebak Tetapkan Arah Pembangunan Tahun 2027
Ramadan Berbagi, Peradi Rangkasbitung Ajak Anak Yatim Buka Puasa Bersama
Temui Warga Rangkasbitung, Ubaedillah Buka Ruang Aduan Soal Perda
Kabar Baik! THR Idul Fitri 2026 PPPK Paruh Waktu di Lebak Segera Cair
Satlantas Polres Lebak Survei Jalur Mudik Lebaran 2026 : Beberapa Titik Rusak
Harmonisasi Dua Raperda, DPRD Lebak Dorong Perlindungan Disabilitas dan Transportasi Tertib

Berita Terkait

Minggu, 8 Maret 2026 - 18:36

Program Swasembada Pangan, Polresta Serang Kota Tanam Jagung Serentak Kuartal I 2026

Minggu, 8 Maret 2026 - 16:16

Minim Akses Pendidikan, Warga Lapak Link Priuk Cilegon Minta Hadirnya Sekolah Rakyat

Minggu, 8 Maret 2026 - 16:04

Pemkab Lebak Tetapkan Arah Pembangunan Tahun 2027

Sabtu, 7 Maret 2026 - 22:10

Ramadan Berbagi, Peradi Rangkasbitung Ajak Anak Yatim Buka Puasa Bersama

Sabtu, 7 Maret 2026 - 13:53

Temui Warga Rangkasbitung, Ubaedillah Buka Ruang Aduan Soal Perda

Berita Terbaru

Pj Sekda Lebak, Halson Nainggolan saat membahas arah pembangunan Kabupaten Lebak dalam acara Forum Lintas Perangkat Daerah. (Istimewa)

Berita Terbaru

Pemkab Lebak Tetapkan Arah Pembangunan Tahun 2027

Minggu, 8 Mar 2026 - 16:04