Demo Kawasan Industri Sawah Luhur, Warga Pertanyakan Izin Saat PBG Masih Diproses

- Penulis

Kamis, 19 Februari 2026 - 20:14

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Berhadapan dengan WNA Saat Demo Di kawasan Industri Sawah luhur, kota Serang (Doc: Ist/Dailyhits.

Warga Berhadapan dengan WNA Saat Demo Di kawasan Industri Sawah luhur, kota Serang (Doc: Ist/Dailyhits.

DAILYHITS.ID – Rencana pembangunan Kawasan Industri Sawah Luhur di Kecamatan Kasemen, Kota Serang, memicu penolakan warga di tengah proses perizinan yang masih berjalan di Pemerintah Kota Serang.

Ratusan warga yang tergabung dalam Aliansi Perjuangan Masyarakat Banten menggelar aksi demonstrasi di lokasi proyek pada Rabu, 18 Februari 2026.

Mereka memprotes dugaan ketidaksesuaian prosedur, potensi kerusakan lingkungan, serta minimnya pelibatan masyarakat dalam perencanaan pembangunan.

Aksi diikuti petani, nelayan, mahasiswa, hingga tokoh masyarakat. Massa juga melakukan penyegelan simbolik di area proyek sebagai bentuk protes terhadap aktivitas pembangunan yang dinilai belum memberikan kepastian bagi warga terdampak.

Baca Juga :  Polda Banten Ringkus Tiga Pria Diduga Pelaku Pengeroyokan Warga Bogeg

Koordinator aksi, Wildan, mengatakan warga tidak menolak investasi maupun pembangunan industri. Namun, ia menuntut proses yang transparan dan melibatkan masyarakat.

“Kami tidak anti pembangunan. Yang kami tolak adalah pembangunan yang dipaksakan tanpa transparansi dan tanpa mendengar aspirasi masyarakat,” kata Wildan dalam orasinya.

Warga Sawah Luhur, Bunda Umi, menyampaikan kekhawatiran serupa. Ia meminta pemerintah dan pengembang membuka dokumen perizinan serta analisis dampak lingkungan kepada publik.

Baca Juga :  Kuasa Hukum Gugat Vonis 15 Tahun, Klaim Pengakuan Pelaku Sebenarnya Diabaikan Hakim!

“Kami yang hidup di sini yang akan merasakan dampaknya. Bagaimana mungkin proyek sebesar ini berjalan tanpa dialog terbuka dengan warga,” ujarnya.

Dalam aksi lanjutan, warga kembali mendatangi lokasi proyek yang dikembangkan PT Jaya Dinasty Indonesia (JDI) untuk mempertanyakan pembukaan segel yang sebelumnya mereka pasang.

Kedatangan warga disebut sempat direspons oleh seorang warga negara asing yang diduga merupakan pekerja di kawasan tersebut.

PBG Tahap Awal Diproses

Editor : Engkos Kosasih

Sumber Berita: Dailyhits.id

Berita Terkait

Keuangan Daerah Tertekan, Pemkab Lebak Bakal Hapus Honor ASN?
Proyek P3A-TGAI Cibatu di Pandeglang Dinilai Sesuai RAB dan Spesifikasi
MPLS SMAN 3 Rangkasbitung Berikan Pemahaman soal Kenakalan Remaja dan Bahaya Narkoba
AKP Fredo Leonard Jabat Kasatreskrim Polres Lebak Gantikan AKP Wisnu Adicahya
Dikasih Dana Hibah Rp2,6 Miliar, Parpol Malah Ogah Hadiri Audiensi!
DPRD Banten Ucapkan Selamat MTQ 2026
Dukung Visi Ruhay, KORPRI Lebak Bedah Rumah Warga Miskin
Munas II Inassoc, Osep Mulyawan Karis Terpilih Kembali Jadi Ketua Umum

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:22

Keuangan Daerah Tertekan, Pemkab Lebak Bakal Hapus Honor ASN?

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:33

Proyek P3A-TGAI Cibatu di Pandeglang Dinilai Sesuai RAB dan Spesifikasi

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:46

MPLS SMAN 3 Rangkasbitung Berikan Pemahaman soal Kenakalan Remaja dan Bahaya Narkoba

Jumat, 10 Juli 2026 - 14:05

AKP Fredo Leonard Jabat Kasatreskrim Polres Lebak Gantikan AKP Wisnu Adicahya

Minggu, 5 Juli 2026 - 08:14

DPRD Banten Ucapkan Selamat MTQ 2026

Berita Terbaru

FOTO ILUSTRASI uang. (Dok. Kaltim Prokal)

Berita Terbaru

Keuangan Daerah Tertekan, Pemkab Lebak Bakal Hapus Honor ASN?

Rabu, 15 Jul 2026 - 11:22