“Saya hanya berupaya menjalankan roda organisasi agar PWI semakin kuat. Tidak bisa dipungkiri, citra wartawan semakin hari menurun. Istilah ‘wartawan Bodrex’ pun muncul dan sangat familiar di lapangan.”
“Akan tetapi sejatinya tidak ada istilah ‘Wartawan Bodrex’ dalam kamus jurnalistik yang ada hanyalah wartawan kompeten dan tidak kompeten,” ungkapnya.
Sebagai pondasi utama profesionalisme, Engkos menegaskan program Uji Kompetensi Wartawan (UKW) akan menjadi prioritas. Ia mengajak seluruh anggota PWI Serang Raya untuk meningkatkan kompetensi melalui program sertifikasi tersebut.
Dukungan Penuh PWI Banten
Ketua PWI Banten, Mashudi, menyambut baik terpilihnya Engkos Kosasih. Ia juga optimistis kepemimpinan baru ini akan membawa PWI Serang Raya menjadi lebih maju dan solid.
“Selamat atas terpilihnya Engkos. Mudah-mudahan ini pilihan yang tepat. Saya meyakini Engkos mampu membawa PWI Serang Raya lebih maju,” kata Mashudi.
Mashudi mengingatkan bahwa PWI adalah rumah bersama untuk meningkatkan kapasitas wartawan, tidak hanya dalam teknis penulisan, tetapi juga dalam wawasan yang luas.
Ia menekankan pentingnya kekompakan tanpa memandang latar belakang media tempat bernaung. “Di PWI, kita harus kompak. Tidak memandang dari media mana, siapa pun kita, kita adalah satu,” pesannya.
Halaman : 1 2





