Hati- hati! Jalan Pandeglang–Labuan Rusak Berlubang dan  Minim Penerangan

- Penulis

Kamis, 13 November 2025 - 18:07

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jalan Pandeglang - Labuan Rusak. (Istimewa)

Jalan Pandeglang - Labuan Rusak. (Istimewa)

DAILYHITS– Warga dan para pengguna jalan di Kabupaten Pandeglang mengeluhkan kondisi Jalan Nasional Pandeglang–Labuan yang kini rusak berat di sejumlah titik. Ruas jalan yang menjadi akses utama menuju kawasan pesisir selatan Banten itu dipenuhi lubang dengan kedalaman bervariasi, terutama di wilayah Kecamatan Saketi hingga Labuan.

Kerusakan tersebut dinilai sangat membahayakan pengendara, terlebih saat malam hari dan musim hujan, karena lubang-lubang besar sulit terlihat. Warga berharap pemerintah pusat segera turun tangan memperbaiki jalan nasional itu, mengingat jalur ini merupakan urat nadi perekonomian dan pariwisata di selatan Banten.

Baca Juga :  Maxim Jadi Penantang Baru Bisnis Transportasi Online di Pandeglang

Pantauan di lapangan menunjukkan kerusakan paling parah berada di kawasan Sodong, Kecamatan Saketi. Aspal yang semula mulus kini berubah menjadi deretan lubang besar.
Warga bahkan terpaksa memasang tanda peringatan sederhana dengan menancapkan peti kayu berisi daun rerumputan di tengah jalan, agar pengendara tidak terperosok.

Kondisi serupa juga terlihat di sepanjang jalur nasional yang melintasi Kecamatan Cisata, Menes, Cikedal, hingga Labuan. Warga menilai, kerusakan ini sudah berlangsung cukup lama tanpa penanganan berarti dari pihak terkait.

Mujahidin (43), salah satu pengendara mobil yang setiap hari melintas di jalur tersebut, mengaku resah dan kecewa dengan kondisi jalan nasional itu.

Baca Juga :  Poktan di Pandeglang Sebut P3TGAI Bebas dari Potongan

“Kalau lewat jalur Pandeglang–Labuan, kita harus ekstra hati-hati. Lubangnya besar-besar. Kalau tidak awas, bisa langsung terperosok,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (13/11/2025).

Ia menambahkan, minimnya penerangan jalan pada malam hari membuat risiko kecelakaan semakin tinggi.

“Kalau malam, lampu jalan hampir tidak ada. Ban mobil saya sering masuk lubang. Sudah capek, rugi waktu, rugi kendaraan,” keluhnya.

Mujahidin juga mempertanyakan tanggung jawab Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Banten yang dinilai lamban menangani kerusakan tersebut.

Berita Terkait

Keren! Atlet Airsoft di Banten Kini Punya Asuransi Kecelakaan 24 Jam
Deolipa Bongkar Fakta Sidang Kasus Korupsi PDAM Lebak, Hitungan Kerugian Negara Bermasalah?
Kartini Bukan Seremoni! DWP Dorong Perempuan Lebak Lebih Berdaya dan Sehat
Halal Bihalal Momentum PKS Lebak Perkuat Barisan dan Serap Masukan
Duh, Dua Tahun Pelajar SD Negeri di Pandeglang Terpaksa Belajar di Musala
Pemkab Serang Perkuat Reformasi Birokrasi Melalui Sosialisasi Manajemen Talenta
Aklarasi Transformasi Digital, Pemkab Serang Siapkan ‘Super App’ Layanan Publik Terpadu
Rumah Lansia di Lebak Ludes Diamuk Si Jago Merah