Selain hiburan musik, Dispar Banten memanfaatkan momentum HPN 2026 sebagai panggung promosi budaya lokal. Beragam stand menampilkan kerajinan khas masyarakat adat Baduy hingga ikon kebanggaan Banten, Golok Ciomas Raksasa, yang menyedot perhatian pengunjung.
Puluhan stand UMKM yang menyajikan kuliner dan produk khas Banten turut meramaikan kawasan KP3B. Menurut Eli, perhelatan ini dirancang untuk mendorong perputaran ekonomi masyarakat.
“Ini bukan seremoni belaka. Masyarakat berbelanja, UMKM bergerak, ekonomi lokal hidup. Dampaknya nyata,” tegasnya.
Rangkaian kegiatan HPN 2026 di hari kedua diawali dengan jalan santai yang diikuti Gubernur Banten Andra Soni, jajaran Dispar, unsur TNI-Polri, pelajar, serta insan pers.
Tak berhenti pada perayaan, seluruh peserta juga melaksanakan aksi bersih-bersih lingkungan di sekitar KP3B.
Eli menegaskan, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden RI Prabowo Subianto terkait kepedulian terhadap kebersihan ruang publik.
“Ini bagian dari komitmen bersama. Lingkungan yang bersih adalah fondasi ruang kerja dan ruang publik yang sehat,” kata Eli Susiyani***
Halaman : 1 2







