Hujan Ekstrem, Empat Kecamatan di Kabupaten Serang Terandan Banjir

- Penulis

Senin, 12 Januari 2026 - 02:10

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Serang di guyur hujan 24 jam, Empat kecamatan terendam banjir,  Foto: Dailyhits.

Kabupaten Serang di guyur hujan 24 jam, Empat kecamatan terendam banjir, Foto: Dailyhits.

DAILYHITS.ID – Intensitas hujan tinggi sejak awal Januari 2026 memicu banjir di sejumlah wilayah Kabupaten Serang, Banten.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang mencatat sedikitnya empat kecamatan terdampak banjir pada Minggu (11/1/2026).

Berdasarkan data Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kabupaten Serang, wilayah yang terdampak meliputi Kecamatan Baros, Pabuaran, Gunungsari, dan Padarincang.

Pantauan di lapangan menunjukkan ketinggian air berkisar antara 30 hingga 50 sentimeter. Di Kecamatan Baros, genangan air bahkan merendam Jalan Raya Serang–Pandeglang, sehingga mengganggu arus lalu lintas.

Baca Juga :  RSDP Serang Kian Mentereng; Jadi Rujukan Regional di Banten, Punya Layanan Prioritas KJSU dan KIA

Koordinator Pengendali Taktis Operasi BPBD Kabupaten Serang, Joni Effendi, mengatakan bahwa pihaknya telah menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) ke lokasi terdampak untuk melakukan asesmen dan penanganan awal.

“Saat ini terdapat empat titik banjir yang sedang kami lakukan asesmen, yakni Baros, Pabuaran, Gunungsari, dan Padarincang,” ujar Joni saat dikonfirmasi, Minggu siang (11/1/2026).

Menurut Joni, banjir disebabkan oleh curah hujan ekstrem yang mengguyur wilayah Kabupaten Serang selama beberapa hari terakhir. Akibatnya, debit air di sejumlah daerah aliran sungai (DAS) meningkat dan meluap hingga menggenangi permukiman warga.

Baca Juga :  Mahasiswa Soroti Belanja Sewa Hotel Rp 3,3 Miliar di BPKAD Kabupaten Serang

Hingga berita ini diturunkan, BPBD Kabupaten Serang masih terus melakukan pendataan terkait jumlah rumah terdampak, serta memetakan potensi evakuasi warga apabila kondisi banjir semakin meluas.

“Laporan sementara baru dari empat wilayah tersebut. Tim masih berada di lapangan untuk memastikan kondisi terkini dan kebutuhan logistik warga terdampak,” pungkasnya.***

Berita Terkait

Rampok Rp170 Miliar Lewat Faktur Bodong, DJP Seret IDP ke Meja Hijau
Anggaran Pengelolaan Sampah Lebih Besar dari Retribusi, Wabup Serang Buka Suara!
Dinas SDABMBK Tangsel Patahkan Opini Sesat: Proyek Turap Kali Cibenda Sah Secara Hukum!
Tahun 2025, Ekonomi Banten Bergerak Rp74 Triliun dari Sektor Pertanahan
Bupati Serang Warning OPD: APBD 2026 Harus Tuntas untuk Rakyat, Lambat Siap Disanksi
202 Hektar Sawah di Kabupaten Serang Gagal Panen, DKPP Minta Bantuan Provinsi
Dindik Lebak Gembleng Pengawas Sekolah Baru
Komisi I Beri Catatan Penting usai Rotasi Mutasi Pejabat Pemkab Serang

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:54

Rampok Rp170 Miliar Lewat Faktur Bodong, DJP Seret IDP ke Meja Hijau

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:17

Anggaran Pengelolaan Sampah Lebih Besar dari Retribusi, Wabup Serang Buka Suara!

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:36

Dinas SDABMBK Tangsel Patahkan Opini Sesat: Proyek Turap Kali Cibenda Sah Secara Hukum!

Selasa, 13 Januari 2026 - 15:10

Tahun 2025, Ekonomi Banten Bergerak Rp74 Triliun dari Sektor Pertanahan

Selasa, 13 Januari 2026 - 13:49

Bupati Serang Warning OPD: APBD 2026 Harus Tuntas untuk Rakyat, Lambat Siap Disanksi

Berita Terbaru