Isu Harga Makanan Mahal Viral di Media Sosial Jadi Momok Pedagang Cikoromoi

- Penulis

Selasa, 6 Januari 2026 - 12:19

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Cikaromoi mengadakan rapat bahas isu harga mahal yang viral di medsos, Foto: (Ist/Dailyhits).

Warga Cikaromoi mengadakan rapat bahas isu harga mahal yang viral di medsos, Foto: (Ist/Dailyhits).

DAILIHITS.ID – Sejumlah pedagang di kawasan wisata Mata Air Cikoromoi Pandeglang Mengadakan pertemuaan menyikapi isu harga makanan mahal yang viral di media sosial, khususnya TikTok.

Isu tersebut dinilai berpotensi merusak citra Cikoromoi sebagai destinasi wisata alam yang ramah bagi pengunjung.

Diketahui Isu ini mencuat setelah beredar unggahan seorang pengunjung yang mengeluhkan harga makanan instan Pop Mie disebut mencapai Rp 85 ribu. Hingga kini, belum diketahui identitas pengunggah maupun warung yang dimaksud dalam konten viral tersebut.

Baca Juga :  Terekam CCTV, Pemuda di Lebak Nekat Curi Motor Tukang Servis Komputer

Dalam pertemuan itu, para pedagang sepakat menolak praktik penjualan dengan harga tidak wajar.

Baca Juga :  Barang Bukti Hasil Kejahatan 47 Perkara di Lebak Dimusnahkan, Apa Saja?

Mereka menegaskan bahwa sebagian besar pedagang di Cikoromoi selama ini menjual dagangan dengan harga umum dan mengedepankan kejujuran dalam melayani wisatawan.

Para pedagang menilai, jika benar terjadi praktik harga yang memberatkan, dampaknya tidak hanya dirasakan pengunjung, tetapi juga merugikan pedagang lain yang telah berjualan secara wajar.

Berita Terkait

Rachmat Setiadi: RSDP Terus Berbenah untuk Pelayanan Kesehatan Masyarakat
Dapat Dukungan Kuat, Yasril Chaniago Didorong Maju di Konferkab PWI Lebak
PKB Banten Beri Tali Asih kepada 200 Guru Ngaji pada Peringatan Hari Santri 2026
Dosen dan Mahasiswa Unpam Kampus Serang Gelar Pengabdian di Desa Kertasana, Angkat Literasi Hukum dan Perlindungan Sosial
Hukum Masyarakat, Unpam Serang Gelar Pengabdian di Desa Kertasana Pandeglang
DPRD Banten Tekankan Penyertaan Modal Rp163,5 Miliar ke PT Jamkrida Harus Berdampak ke UMKM
Pemkab Serang Perkuat Layanan Kesehatan untuk Tekan Stunting dan Masalah Gizi Anak
KH Saifun Nawasi Sebut Piagam Al-Fathaniyah sebagai Embrio Hari Santri Nasional

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:11

Rachmat Setiadi: RSDP Terus Berbenah untuk Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:07

Dapat Dukungan Kuat, Yasril Chaniago Didorong Maju di Konferkab PWI Lebak

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:53

PKB Banten Beri Tali Asih kepada 200 Guru Ngaji pada Peringatan Hari Santri 2026

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:27

Hukum Masyarakat, Unpam Serang Gelar Pengabdian di Desa Kertasana Pandeglang

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:23

DPRD Banten Tekankan Penyertaan Modal Rp163,5 Miliar ke PT Jamkrida Harus Berdampak ke UMKM

Berita Terbaru

Advertorial

Selamat Hari Sumpah Pemuda 2026

Rabu, 28 Okt 2026 - 10:56