Kades Bayah Timur Nyalon Bupati Lebak Jalur Independen: Ingin Jadi Petugas Rakyat, Bukan Partai

- Penulis

Minggu, 5 Mei 2024 - 20:12

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Desa Bayah Timur, Rafik Rahmat Taufik. (Istimewa)

Kepala Desa Bayah Timur, Rafik Rahmat Taufik. (Istimewa)

DAILYHITS LEBAK– Kepala Desa Bayah Timur, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Rafik Rahmat Taufik memutuskan untuk maju sebagai bakal calon bupati (Bacalon) Bupati Lebak periode 2024-2029 dari jalur independen.

Hal itu terlihat dengan bermunculannya sejumlah baliho dan pamflet ukuran foto raksasa Rafik Rahmat Taufik dengan tagline ‘Kita Bikin Romantis’ yang menghiasi jalan jalan protokol di Kota Rangkasbitung dan sejumlah jalan di kecamatan di Kabupaten Lebak.

Keputusan mantan wartawan senior di Banten ini tidak lain atas dasar tekad yang ingin membawa perubahan secara siginifikan di daerah yang dikenal dengan suku Badui dan sejarah Multatuli tersebut.

Baca Juga :  Hasil Hitung KPU, Hasbi - Amir Menang 330 Ribu Suara di Pilkada Lebak

“Visi dan misi saya tidak muluk muluk. Saya ingin tanah kelahiran saya ini maju dan bisa bersaing dengan daerah lain yang lebih dahulu maju, terutama untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Lebak,”kata Rafik di Rangkasbitung, Minggu (5/5/2024).

Keputusan ini, menurut Rafik, bermodalkan jejaring yang luas dengan pemerintahan pusat dan daerah, ditambah pengalaman sebagai jurnalis dan kepala desa, serta banyaknya dukungan yang datang dari berbagai kalangan, termasuk para kepala desa, tokoh masyarakat, ulama, dan stakeholder lainnya, dirinya memberanikan diri untuk maju melalui jalur independen.

Baca Juga :  Tutup Liga Futsal Ramadhan 2025, Osep Mulyawan Karis: Pemuda Lebak Kreatif

“Kenapa saya memilih jalur independen ?, karena saya ingin berkoalisi dengan rakyat, dan akan menjadi petugas rakyat bukan petugas partai,” cetus Sekretaris APDESI Banten ini.

Berita Terkait

Rp55,47 Miliar Belanja Tenaga Ahli Disorot, Pergub SHS Banten Perluas Rekening 0029 untuk Honor Lembaga
Teken MoU, Bawaslu Lebak dan DP3AP2KB Perkuat Pencegahan Kekerasan Seksual
300 Massa AKAMSI Geruduk ATR/BPN, Desak HGB 70-71 Sanur Tak Diperpanjang
Museum Multatuli: Belajar Sejarah dengan Cara Seru
RDF Indah Kiat Berkapasitas 8.100 Ton, Wamenko: Harus Dimanfaatkan Atasi Sampah Serang
Kabar baik! Masyarakat Kini Tak Mesti ke Dukcapil, Layanan Adminduk Sudah Ada di Desa
Pupuk dan Ketahanan Pangan: Mata Rantai yang Tak Boleh Terputus
Herfio Zaki Jadi Dirreskrimum Polda Banten, Jasa Raharja Muda Beri Apresiasi

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 16:11

Rp55,47 Miliar Belanja Tenaga Ahli Disorot, Pergub SHS Banten Perluas Rekening 0029 untuk Honor Lembaga

Kamis, 3 September 2026 - 19:01

Teken MoU, Bawaslu Lebak dan DP3AP2KB Perkuat Pencegahan Kekerasan Seksual

Rabu, 2 September 2026 - 23:00

300 Massa AKAMSI Geruduk ATR/BPN, Desak HGB 70-71 Sanur Tak Diperpanjang

Rabu, 2 September 2026 - 20:20

Museum Multatuli: Belajar Sejarah dengan Cara Seru

Rabu, 2 September 2026 - 13:22

RDF Indah Kiat Berkapasitas 8.100 Ton, Wamenko: Harus Dimanfaatkan Atasi Sampah Serang

Berita Terbaru