Kebudayaan di Banten Masih Perlu Perhatian Serius Banyak Pihak

- Penulis

Senin, 1 Juli 2024 - 13:08

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Banten, Andra Soni saat menghadiri diskusi kebudayaan di Guriang Tujuh Indonesia. (Istimewa)

Ketua DPRD Banten, Andra Soni saat menghadiri diskusi kebudayaan di Guriang Tujuh Indonesia. (Istimewa)

DAILYHITS LEBAK– Guriang Tujuh Indonesia menilai masih banyak pemerintah daerah di Provinsi Banten yang tidak menganggap penting tentang kebudayaan. Padahal, pemerintah pusat telah mengatur undang-undang pemajuan kebudayaan.

Direktur Guriang Tujuh Indonesia, Dede Abdul Majid mengatakan pemerintah Provinsi Banten masih memiliki Pekerjaan Rumah (PR) mengenai kebudayaan di Tanah Jawara. Dia menilai masih ada beberapa permasalahan mengenai kebijakan, regulasi dan payung hukum.

Baca Juga :  Detik-detik Sebelum Pasutri di Lebak Ditemukan Tewas Mengenaskan, Ternyata Seorang Bos Kayu

“Persoalannya pada wilayah kebijakan, regulasi, terus payung hukum seperti ini itu yang kemudian hadir di Banten polemik itu. Jadi memang undangan-undang pemajuan kebudayaan beberapa tahun yang lalu dibentuk oleh pemerintah pusat begitu turun begitu turun ke tiap provinsi di Indonesia, tidak semua mengamini itu sebagai sesuatu yang penting,”kata Dede saat menggelar diskusi kebudayaan di Kecamatan Warunggunung, Senin (1/7/2024).

Baca Juga :  Di Lebak Lagi Gencar Kawin Suntik, Ini Manfaatnya

Menurut Dede, dialog kebudayaan sengaja dilaksanakan untuk mencari ide, gagasan bahkan kebijakan para calon pemimpin dalam memajukan kebudayaan di Provinsi Banten.

“Diskusi itu, kami ingin menyampaikan bahwa kebutuhan masyarakat tidak hanya soal fasilitas, bicara soal fisik jalan bangunan dan lain-lain. Tapi kebutuhan masyarakat juga adalah suatu kebudayaan dan kebudayaan ini kami harap menjadi sebuah strategi dari pembangunan daerah nantinya,” katanya.

Berita Terkait

Kapolda Banten Baru Janji Buka Ruang Kritik: Polisi Harus Sejajar dengan Masyarakat
GPPMI Pasang Badan Kawal Kapolri-Wakapolri Jalankan Asta Cita Prabowo-Gibran
26 Tahun Banten, DPRD Dorong Pembangunan Tak Sekadar Tumbuh, tapi Berdampak
Keren! Sekretariat DPRD Banten Kini Punya E-Setwan untuk Pelayanan Digital
Deklarasi Dini atau Sinyal Politik?
Agil Zulfikar Resmi Jadi Ketua HKTI Lebak, Bawa Misi Swasembada Pangan
Kadin Banten Buka Strategi UMKM Naik Kelas
Andra Soni Serahkan SK, M Agil Zulfikar Resmi Pegang Kendali Gerindra Lebak

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:20

Kapolda Banten Baru Janji Buka Ruang Kritik: Polisi Harus Sejajar dengan Masyarakat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:32

GPPMI Pasang Badan Kawal Kapolri-Wakapolri Jalankan Asta Cita Prabowo-Gibran

Minggu, 4 Oktober 2026 - 14:39

26 Tahun Banten, DPRD Dorong Pembangunan Tak Sekadar Tumbuh, tapi Berdampak

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:31

Keren! Sekretariat DPRD Banten Kini Punya E-Setwan untuk Pelayanan Digital

Senin, 28 September 2026 - 21:03

Deklarasi Dini atau Sinyal Politik?

Berita Terbaru

Mastur Huda. (Dok. Pribadi)

OPINI

Deklarasi Dini atau Sinyal Politik?

Senin, 28 Sep 2026 - 21:03