Menurut Ibnu Sina, ada 5 pilar yang selalu menjadi isu dalam setiap CSS Akkopsi. “Pertama Stop buang air besar sembarangan, kedua cuci tangan dengan sabun, ketiga pengelolaan air minum, keempat pengelolaan sampah rumah tangga, dan terakhir pengelolaan limbah cair rumah tangga,” tuturnya.
Dijelaskan Ibnu Sina, untuk pengelolaan lombah cair rumah tangga masih belum banyak kabupaten / kota yang menjalankan. “Kami berharap kedepannya kabupaten/kota ada yang menjalannya seperti yang telah dilakukan Banjarmasin terkait pengelolaan limbah cair,” harapnya.
Sementara itu, Wali Kota Cilegon Helldy Agustian mengaku bangga telah menjadi tuan rumah untuk CSS XXII Akkopsi 2024. “Alhamdulillah hari ini kami sangat bangga dengan kehadiran bapak dan ibu sekalian anggota Akkopsi. Menurut data registrasi sudah ada 166 kabupaten/kota yang telah hadir pada hari ini, dengan 24 wali kota dan bupati yang hadir secara langsung, terimakasih atas kesempatannya untuk datang di Kota Cilegon. Ini merupakan untuk pertama kalinya Kota Cilegon kedatangan kepala daerah dan perwakilannya sebanyak ini,” ungkapnya.
Helldy berharap, pertemuan pada CSS XXII Akkopsi tersebut dapat menjadi ajang bertukar pikiran. “Dalam agenda ini, kami ingin sekali sharing bersama anggota lain saling bertukar pikiran dan juga program mengenai sanitasi, khususnya yang dimiliki pada daerahnya masing-masing. Kami mengucapkan selamat datang dan semoga kunjungan bapak dan ibu sekalian berkesan,” harapnya. (Advertorial)
Halaman : 1 2





