“Karena kondisi cuaca yang memang belum stabil lalu terpenting sekarang adalah memenuhi kebutuhan pokok masyarakat. Setelah kondisi stabil baru verifikasi kerusakan akan kita lakukan,” jelas Budi.
Baca Juga: Braaaak! Jembatan Penghubung Tiga Desa di Lebak Ambruk Terseret Arus Sungai Cimadur
Kepala BPBD Lebak Febby Rizki Pratama menyampaikan, berdasarkan rilis BMKG, cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi hingga 15 Oktober 2022. Hujan lebat yang terjadi kemarin juga mengakibatkan sejumlah wilayah terendam banjir.
Dengan status tanggap darurat yang ditetapkan, proses penanganan pasca bencana banjir dan longsor yang terjadi pada Minggu, 9 Oktober 2022 lalu, bisa dilakukan dengan cepat mengingat baik pemerintah pusat dan provinsi bisa ikut masuk.
“Termasuk keleluasaan Ibu Bupati dalam mengkomandoi penanggulangannya ya, berkaitan dengan sumber daya yang bisa dikerahkan,” kata Febby.
Halaman : 1 2







