Menuju Pemilu 2029, Bawaslu Lebak Tekankan Pencegahan Gratifikasi sejak Dini

- Penulis

Rabu, 11 Maret 2026 - 21:47

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bawaslu Lebak saat menggelar Ngabuburit Pengawasan. (Istimewa)

Bawaslu Lebak saat menggelar Ngabuburit Pengawasan. (Istimewa)

Sementara itu, Koordinator Divisi SDM dan Organisasi Bawaslu Lebak, Deden Kurniawan, mengatakan kegiatan “Ngabuburit Pengawasan” digelar berdasarkan Surat Edaran Bawaslu RI Nomor 4 Tahun 2026.

Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan spiritualitas serta literasi politik dan hukum kepemiluan, baik di kalangan pengawas pemilu maupun masyarakat.

Selain itu, forum ini juga menjadi sarana untuk menyerap aspirasi, pandangan, dan masukan publik terkait kelembagaan pengawas pemilu, strategi pengawasan, serta agenda perbaikan penyelenggaraan pemilu ke depan.

Baca Juga :  Dede Supriyadi Daftar Bakal Calon Bupati Lebak ke PKS: Bawa Gagasan soal Pendidikan

“Diskusi ini juga menjadi bagian dari penguatan strategi pengawasan partisipatif melalui pendekatan edukatif dan dialogis bersama masyarakat,” kata Deden.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap Bawaslu sebagai lembaga pengawas pemilu yang profesional, akuntabel, dan berintegritas.

Hasil diskusi nantinya akan menjadi catatan evaluasi sekaligus rekomendasi untuk memperkuat kelembagaan Bawaslu menuju penyelenggaraan Pemilu 2029.

Baca Juga :  Wali Kota Serang Murka saat Pelantikan PPPK Paruh Waktu: Baru Dilantik udah Tengil

Menurut Deden, topik gratifikasi dipilih secara khusus sebagai bagian dari upaya penguatan kelembagaan pengawas pemilu. Ia menilai potensi praktik tersebut tidak hanya terjadi di tingkat kabupaten/kota, tetapi juga dapat menyasar pengawas pada badan ad hoc.

“Karena itu diperlukan langkah pencegahan yang sistematis agar praktik gratifikasi tidak berkembang di lingkungan pengawas pemilu,” ujarnya. ***

Berita Terkait

Duh, Dua Tahun Pelajar SD Negeri di Pandeglang Terpaksa Belajar di Musala
Aklarasi Transformasi Digital, Pemkab Serang Siapkan ‘Super App’ Layanan Publik Terpadu
Rumah Lansia di Lebak Ludes Diamuk Si Jago Merah
Puluhan Desa Wisata di Kabupaten Serang Mayoritas Mati Suri
Seba Baduy 2026 Digelar Meriah, Ada Apa Saja?
Pemkab Serang Genjot Digitalisasi pajak, potensi kebocoran!
Terlalu Lama Plt, DPRD Lebak Desak Bupati Segera Bertindak
2 Juta Kendaraan di Banten Menunggak Pajak, Bapenda Siapkan ‘Payment Point’

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 07:31

Duh, Dua Tahun Pelajar SD Negeri di Pandeglang Terpaksa Belajar di Musala

Jumat, 17 April 2026 - 13:03

Aklarasi Transformasi Digital, Pemkab Serang Siapkan ‘Super App’ Layanan Publik Terpadu

Jumat, 17 April 2026 - 07:56

Rumah Lansia di Lebak Ludes Diamuk Si Jago Merah

Kamis, 16 April 2026 - 14:50

Puluhan Desa Wisata di Kabupaten Serang Mayoritas Mati Suri

Rabu, 15 April 2026 - 21:30

Pemkab Serang Genjot Digitalisasi pajak, potensi kebocoran!

Berita Terbaru

Kondisi rumah Supriatman (82) yang ludes terbakar. (Istimewa)

Berita Terbaru

Rumah Lansia di Lebak Ludes Diamuk Si Jago Merah

Jumat, 17 Apr 2026 - 07:56

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Serang, Anas Dwi Satya Prasadya, memrikan keterangan kepada pers, Doc (Dir/Dailyhits.id)

Berita Terbaru

Puluhan Desa Wisata di Kabupaten Serang Mayoritas Mati Suri

Kamis, 16 Apr 2026 - 14:50