DAILYHITS LEBAK – SMA Negeri 1 Rangkasbitung menjadi salah satu sekolah langganan tempat pertukaran pelajar Papua. Hal itu sesuai dengan arahan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).
Kepala SMA Negeri 1 Rangkasbitung, Ucu Lena Murtadewi mengatakan Kemendikbud menunjuk SMA Negeri 1 Rangkasbitung sebagai sekolah tempat pertukaran pelajar sejak beberapa tahun lalu.
“Awalnya ada 4 orang pelajar, yang 2 orang sudah lulus tahun 2024 kemarin, sekarang tinggal 2 orang lagi dan mereka berasal dari Papua,”kata Ucu, Kamis, (4/7/2024).
Menurut Ucu, penunjukan SMAN 1 sebagai tempat menimba ilmu program pertukaran pelajar, merupakan suatu kebanggaan. Karena, penunjukan sekolah ditentukan langsung oleh Kemendikbud.
“Selama menempuh pendidikan, mereka berbaur dengan siswa lain dan selama pendidikan mereka tinggal di mess yang sudah disiapkan oleh pemerintah yang tempatnya tidak jauh dari sekolah,” ucapnya.
Sementara Pengurus Etnis Papua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Lebak, Bambang mengaku telah melakukan pendampingan dan pembauran terhadap siswa/siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) asal Provinsi Papua yang sedang melaksanakan program study pertukaran pelajar.
Pertukaran pelajar antar provinsi itu, bertujuan guna merawat Kebhinekaan, Toleransi dan Keragaman suku di Kabupaten Lebak.
Halaman : 1 2 Selanjutnya







