Namanya Jadi Sorotan, Ketua DPRD Lebak Ungkap Fakta di Balik Dugaan Penculikan Aktivis LSM

- Penulis

Senin, 20 Juli 2026 - 15:10

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Lebak, dr. Juwita Wulandari. (Istimewa)

Ketua DPRD Lebak, dr. Juwita Wulandari. (Istimewa)

“Orang rumah bilang ada ramai-ramai di luar. Setelah saya keluar, ternyata ada Pak Uun. Di situ kami berbincang, kemudian Pak Uun menyampaikan permintaan maaf dan kami membuat kesepakatan damai,” tuturnya.

Menurut Juwita, atas dasar itu dirinya bersama sang suami langsung mendatangi rumah Uun untuk memberikan penjelasan sekaligus mengklarifikasi persoalan tersebut.

Ia menegaskan, kedatangannya semata-mata untuk meluruskan informasi yang berkembang. Bahkan, apabila langkah tersebut justru membuat Uun merasa keberatan, ia menyampaikan permohonan maaf.

Baca Juga :  Marah! PKL Pasar Semi Kepung DPRD Lebak

“Kami datang ke rumah Pak Uun untuk klarifikasi karena saat bertemu sebelumnya niatnya sudah berdamai. Kalau kemudian klarifikasi kami membuat Pak Uun merasa keberatan, kami meminta maaf,” pungkasnya.

Mengenai kasus yang saat ini sudah dilaporkan kepada pihak berwajib. Juwita mendukung penuh.

“Kami mendukung penuh, biar semua terang benderang juga karena ketua DPRD Lebak client kami tidak mengetahui dan memberikan perintah itu. Kalau ada panggilan kita akan datang,”tandas penasihat hukum Juwita, Acep Saepudin saat konferensi pers.

Baca Juga :  RAPI Lebak Respons Program Jaga Kampung di Desa Bayah Timur: Semoga Jadi Trigger

Sebelumnya, Uun diduga menjadi korban penculikan dan penganiayaan salah satu ormas di Kabupaten Lebak. Dalam video beredar, sang perekam menyebut bahwa Uun adalah sosok penghina Ketua DPRD Lebak. ***

Berita Terkait

KH Saifun Nawasi Sebut Piagam Al-Fathaniyah sebagai Embrio Hari Santri Nasional
Kejar Pemerataan Infrastruktur, Bupati Serang Usulkan 26 Ruas Jalan ke Pemprov Banten
Pemkab Serang Genjot UMKM Naik Kelas, 23 Produk Lokal Tembus Ritel Modern
Demi Warga yang Membutuhkan, DPRD Banten Dorong Perbaikan Data Bansos
32 Tim Sepakbola Banten Berebut Gelar Juara Open Turnamen Cisimeut Cup
Bedolan Pamarayan Kembali Digelar, Bupati Zakiyah Dorong Tradisi Lokal Jadi Penggerak Ekonomi Warga
Bupati Ratu Rachmatuzakiyah Perkuat Pelayanan Sosial, Dinsos Jemput Bola Perbarui Data Warga
DPRD Kabupaten Serang Perkuat Komitmen Kawal Ekonomi Rakyat dan Pembangunan Desa

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:50

KH Saifun Nawasi Sebut Piagam Al-Fathaniyah sebagai Embrio Hari Santri Nasional

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:58

Kejar Pemerataan Infrastruktur, Bupati Serang Usulkan 26 Ruas Jalan ke Pemprov Banten

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:51

Pemkab Serang Genjot UMKM Naik Kelas, 23 Produk Lokal Tembus Ritel Modern

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:01

32 Tim Sepakbola Banten Berebut Gelar Juara Open Turnamen Cisimeut Cup

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:42

Bedolan Pamarayan Kembali Digelar, Bupati Zakiyah Dorong Tradisi Lokal Jadi Penggerak Ekonomi Warga

Berita Terbaru

Hari Santri Nasional 2026. (Istimewa)

Advertorial

Selamat Hari Santri Nasional 2026

Rabu, 21 Okt 2026 - 18:52