Pemkab Pandeglang Fokus Tangani Stunting

- Penulis

Rabu, 11 September 2024 - 21:07

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAILYHITS.ID, PANDEGLANG – Pemerintah Kabupaten Pandeglang melakukan langkah nyata dalam percepatan penurunan stunting di Pandeglang.

Menurut Aep Saepudin Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (D2KBP3A) ada lima langkah yang dilaksanakan dalam pengentasan stunting.

“Kita lakukan rapat dengan tim percepatan pengentasan stunting, melakukan rembug stunting, melaksanakan audit kasus stunting, pemberian makanan tambahan (PMT) pada ibu hamil dan baduta serta melaksanakan pengisian aksi bangda,” hal demikian disampaikan Aep Saepudin Kepala DP2KBP3A pada acara rapat koordinasi tim percepatan penurunan stunting tingkat Kabupaten Pandeglang di Hotel Rizki, Rabu (11/9/2024).

Baca Juga :  Bawaslu Banten Temukan Kasus Mirip Aldi Taher, 26 Data Bacaleg Terdeteksi Ganda

Menurutnya untuk menurunkan stunting di Pandeglang bukan saja tugas dari DP2KBP3A, sebab ada beberapa ada cros cutting program dalam pengentasan stunting yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa (DPMPD), Dinas Pertanian dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR).

Baca Juga :  APBD Pandeglang 2026 Disahkan: Nilai Anggaran Capai Rp2,6 Triliun

“Dinas tersebut membuat program dalam pengentasan stunting sehingga prevalensi stunting di Pandeglang bisa ditekan dan bisa turun sesuai dengan target yang ditetapkan baik kabupaten, provinsi maupun nasional,” ungkapnya.

Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) Pandeglang Ali Fahmi Sumanta mengatakan, rapat koordinasi tim percepatan stunting ini memiliki arti penting sebagai forum untuk menyatukan langkah dan memperkuat sinergi dalam penurunan stunting.

Berita Terkait

Rp55,47 Miliar Belanja Tenaga Ahli Disorot, Pergub SHS Banten Perluas Rekening 0029 untuk Honor Lembaga
Teken MoU, Bawaslu Lebak dan DP3AP2KB Perkuat Pencegahan Kekerasan Seksual
300 Massa AKAMSI Geruduk ATR/BPN, Desak HGB 70-71 Sanur Tak Diperpanjang
Museum Multatuli: Belajar Sejarah dengan Cara Seru
RDF Indah Kiat Berkapasitas 8.100 Ton, Wamenko: Harus Dimanfaatkan Atasi Sampah Serang
Selamat Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia
Kabar baik! Masyarakat Kini Tak Mesti ke Dukcapil, Layanan Adminduk Sudah Ada di Desa
Pupuk dan Ketahanan Pangan: Mata Rantai yang Tak Boleh Terputus

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 16:11

Rp55,47 Miliar Belanja Tenaga Ahli Disorot, Pergub SHS Banten Perluas Rekening 0029 untuk Honor Lembaga

Kamis, 3 September 2026 - 19:01

Teken MoU, Bawaslu Lebak dan DP3AP2KB Perkuat Pencegahan Kekerasan Seksual

Rabu, 2 September 2026 - 23:00

300 Massa AKAMSI Geruduk ATR/BPN, Desak HGB 70-71 Sanur Tak Diperpanjang

Rabu, 2 September 2026 - 20:20

Museum Multatuli: Belajar Sejarah dengan Cara Seru

Rabu, 2 September 2026 - 13:22

RDF Indah Kiat Berkapasitas 8.100 Ton, Wamenko: Harus Dimanfaatkan Atasi Sampah Serang

Berita Terbaru