“Informasi awal yang dapat kita berikan dari hasil forensik pemeriksaan tubuh korban, kemungkinan tiga sampai empat hari,” ucap Raden.
Meskipun ditemukan dalam kondisi tanpa celana, Kombes Raden belum bisa memastikan adanya dugaan rudapaksa.
“Kalau itu nanti lebih lanjut, yang jelas pada tubuh korban ada tanda-tanda kekerasan,” tegasnya.
Hingga saat ini, identitas korban masih menjadi teka-teki. Tim penyidik terus berupaya mengungkap siapa sebenarnya wanita malang ini.
Proses pencocokan sidik jari dan penyesuaian DNA dengan keluarga yang dicurigai memiliki kecocokan sedang gencar dilakukan.
“Kita harus kerja secara profesional kita coba gali sidik jari dan alhamdulillah ada dugaan awal identitas korban yang saat ini kita upayakan untuk pencocokan dengan keterangan yang ada di lapangan,” jelasnya.
“Sambil menunggu hasil yang resmi forensik yaitu penyesuaian DNA korban dengan keluarga yang saat ini kita duga ada kecocokan dengan korban,” imbuh Kapolres.
Halaman : 1 2







