Prabowo Hilang dari Radar PKS di Pilpres 2024; Muncul Nama Anies hingga Airlangga

- Penulis

Selasa, 20 September 2022 - 01:28

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden PKS, Akhmad Syaikhu. PKS menyebutkan nama Prabowo Subianto hilang dari radar PKS dalam Pilpres 2024. (FOTO PKS)

Presiden PKS, Akhmad Syaikhu. PKS menyebutkan nama Prabowo Subianto hilang dari radar PKS dalam Pilpres 2024. (FOTO PKS)

Jakarta- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) blak-blakan soal kriteria tokoh yang akan dicalonkan di Pemilihan Presiden atau Pilpres 2024.

Dikutip Dailyhits dari CNN Indonesia, PKS memiliki tiga kriteria terkait tokoh yang dicalonkan sebagai pasangan calon presiden-wakil presiden (capres-cawapres) di Pilpres 2024.

Adalah nasionalis-religiu, memiliki peluang besar untuk menang dan menjadi simbol perubahan untuk Indonesia yang lebih baik.

Baca Juga :  Calo Tanah Penyuap Eks Kepala BPN Lebak Jadi Tahanan Rumah, Ini Tampangnya

Ketua Bidang Humas DPP PKS, Ahmad Mabruri menyebutkan beberapa tokoh yang masuk ke dalam kriteria yaitu Anies Baswedan, Airlangga Hartarto, Sandiaga Uno, Muhaimin Iskandar, Agus Harimurti Yudhoyono dan Ridwan Kamil.

“Nasionalis-religius bisa Anies Baswedan, Sandiaga Uno, AHY, Ridwan Kamil, Muhaimin Iskandar, Airlangga Hartarto,” kata Mabruri saat dihubungi wartawan, Senin, 19 September 2022.

Baca Juga :  DPRD Banten Sebut Renstra OPD 'Melenceng' dari Visi Gubernur

Ia menerangkan, PKS terus menjalin komunikasi dengan sejumlah parpol antara lain NasDem, Demokrat, Gerindra, dan parpol yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yakni Golkar, PAN serta PPP. Mabruri bilang, langkah membangun Indonesia membutuhkan kolaborasi semua elemen bangsa.

Berita Terkait

Rp55,47 Miliar Belanja Tenaga Ahli Disorot, Pergub SHS Banten Perluas Rekening 0029 untuk Honor Lembaga
Teken MoU, Bawaslu Lebak dan DP3AP2KB Perkuat Pencegahan Kekerasan Seksual
300 Massa AKAMSI Geruduk ATR/BPN, Desak HGB 70-71 Sanur Tak Diperpanjang
Museum Multatuli: Belajar Sejarah dengan Cara Seru
RDF Indah Kiat Berkapasitas 8.100 Ton, Wamenko: Harus Dimanfaatkan Atasi Sampah Serang
Kabar baik! Masyarakat Kini Tak Mesti ke Dukcapil, Layanan Adminduk Sudah Ada di Desa
Pupuk dan Ketahanan Pangan: Mata Rantai yang Tak Boleh Terputus
Herfio Zaki Jadi Dirreskrimum Polda Banten, Jasa Raharja Muda Beri Apresiasi

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 16:11

Rp55,47 Miliar Belanja Tenaga Ahli Disorot, Pergub SHS Banten Perluas Rekening 0029 untuk Honor Lembaga

Kamis, 3 September 2026 - 19:01

Teken MoU, Bawaslu Lebak dan DP3AP2KB Perkuat Pencegahan Kekerasan Seksual

Rabu, 2 September 2026 - 23:00

300 Massa AKAMSI Geruduk ATR/BPN, Desak HGB 70-71 Sanur Tak Diperpanjang

Rabu, 2 September 2026 - 20:20

Museum Multatuli: Belajar Sejarah dengan Cara Seru

Rabu, 2 September 2026 - 13:22

RDF Indah Kiat Berkapasitas 8.100 Ton, Wamenko: Harus Dimanfaatkan Atasi Sampah Serang

Berita Terbaru