“Banyak warga yang rela merogoh kocek juga agar pelaksanaan perbaikan jalan bisa direalisasi,”kata dia.
Alev menerangkan perbaikan juga dilakukan bertepatan dengan 20 tahun kematian aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) Munir. “Sudah 20 tahun kepergiannya, warga sepakat perbaikan ini merupakan momentum untuk memperingati 20 tahun kepergian Munir,”tandasnya.
Lebih jauh Jaro Alev menerangkan bahwa gotong royong ini kali kedua dilakukan oleh warga. “Ini kedua kalinya, dan akan terus dilakukan sampai kondisi jalan seutuhnya mulus,”ucapnya.
Sementara Emak Saroh salah satu warga sekitar mengaku dirinya bersama dengan kaum emak-emak lainnya rela turun ke jalan melakukan perbaikan. “Sudah lama kondisi jalan rusak, ini jalan aktif yang dilalui warga untuk menunjang perekonomian. Kalau bukan kita-kita yang memulai mau siapa lagi,”ucap Saroh. (Abd/Red)
Halaman : 1 2







