Selain prosesi adat, pemerintah daerah juga menyiapkan sejumlah kegiatan pendukung, seperti pameran UMKM dan ekonomi kreatif, pameran tenun Baduy, talk show budaya, permainan tradisional, senam sehat, camping ground, lomba foto, pertunjukan wayang golek, hingga pagelaran musik.
Di sisi lain, Pemkab Lebak menargetkan kunjungan wisatawan selama pelaksanaan Seba Baduy 2026 mencapai sekitar 35 ribu orang.
Yosep menegaskan, meski dikemas dengan berbagai kegiatan tambahan, Seba Baduy tetap merupakan tradisi sakral yang harus dijaga. Pemerintah daerah berperan sebagai fasilitator, termasuk memastikan rangkaian adat seperti Kawalu dan Ngalaksa berjalan sesuai ketentuan.
Seba Baduy 2026 juga telah masuk dalam kalender Karisma Event Nusantara (KEN) sebagai salah satu agenda budaya unggulan tingkat nasional. Selain itu, Pemkab Lebak masih berkoordinasi terkait kemungkinan kehadiran tamu mancanegara, termasuk sekitar 12 duta besar. *
Halaman : 1 2







