Abah Itok juga merasa geram karena pihak perusahaan tidak mengikuti aturan pemerintah daerah. Di mana mobil raksasa bebas melintas keluar masuk proyek.
“Itu kan overtonase, kapasitas jalan kita tidak segitu,”kata dia.
“Kita menuntut tanggung jawab pihak perusahaan,”sambung Abah Itok.
Sementara Kepala DPMPTSP Lebak, Yosep M Holis membenarkan PT Tiger Chamois Indonesia belum berizin.
“Ada yang datang ke tim untuk audiensi pabrik dimaksud. Namun belum diputuskan terutama dari perspektif tata ruang,”tandasnya.
Halaman : 1 2





