Viral Emak-emak Ngamuk Hadang Truk Tanah

- Penulis

Senin, 20 Oktober 2025 - 08:45

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Emak-emak di Kragilan terlibat cekcok saat mencoba menghadang truk Tanah. (FOTO Tangkap Layar video)

Emak-emak di Kragilan terlibat cekcok saat mencoba menghadang truk Tanah. (FOTO Tangkap Layar video)

DAILYHITS- Warga Kampung Kubangwaru, Desa Silebu, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, Provinsi Banten dibuat resah oleh aktivitas lalu-lalang kendaraan truk galian tanah.

Alhasil, sejumlah emak-emak nekat melakukan  penghadangan atau pemblokiran. Kondisi itu membuat ketua rukun tetangga (RT) geram hingga terlibat cekcok dengan para emak-emak.

Aksi itu lantas viral di media sosial. Di mana, sejumlah emak-emak hendak menghadang truk Tanah menggunakan sebilah bambu. Namun, seorang pria yang diketahui merupakan ketua RT mencegah dan memaki-maki mereka dengan kata-kata kasar.

Baca Juga :  McDonald's Tertarik Buka Gerai di Lebak, Butuh Lahan Satu Hektare dekat Pintu Tol

Meski demikian, kondisi itu tak menggentarkan niat para emak-emak. Mereka tetap bersikukuh karena merasa telah membuat kesepakatan dengan para sopir truk galian tanah mengenai aktivitas lalu-lalang.

“Saya sama Kaka saya (ribut-red) sama RT itu yang cowok itu. Dianya ngga terima jalannya saya tutup, mobil itu aktivitas galian tanah,”kata ibu berbaju cokelat ini dikutip dari Tiktok @bantenstory, Minggu (19/10/2025).

Baca Juga :  Duh, Dua Tahun Pelajar SD Negeri di Pandeglang Terpaksa Belajar di Musala

Kata dia, aktivitas itu sudah berlangsung hampir 1 bulan. Bukannya manfaat, warga mengaku malah mendapatkan keresahan. “Yang bikin khawatir itu debu, licin yang paling utama keselamatan anak-anak karena jam segini masih banyak anak-anak yang sepedahan otomatis kita sebagai orang tua khawatir pikirannya ngga tenang,”tuturnya.

Berita Terkait

PKB Banten Beri Tali Asih kepada 200 Guru Ngaji pada Peringatan Hari Santri 2026
Mahasiswa Unpam Serang Sosialisasikan Jaminan Sosial bagi Pekerja Mandiri di Pandeglang
Cegah Sengketa! Mahasiswa Hukum Unpam Serang Edukasi Warga Pandeglang soal Perjanjian Tertulis
DPRD Banten Tekankan Penyertaan Modal Rp163,5 Miliar ke PT Jamkrida Harus Berdampak ke UMKM
Pemkab Serang Perkuat Layanan Kesehatan untuk Tekan Stunting dan Masalah Gizi Anak
KH Saifun Nawasi Sebut Piagam Al-Fathaniyah sebagai Embrio Hari Santri Nasional
Kejar Pemerataan Infrastruktur, Bupati Serang Usulkan 26 Ruas Jalan ke Pemprov Banten
Pemkab Serang Genjot UMKM Naik Kelas, 23 Produk Lokal Tembus Ritel Modern

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:53

PKB Banten Beri Tali Asih kepada 200 Guru Ngaji pada Peringatan Hari Santri 2026

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:01

Mahasiswa Unpam Serang Sosialisasikan Jaminan Sosial bagi Pekerja Mandiri di Pandeglang

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:27

Cegah Sengketa! Mahasiswa Hukum Unpam Serang Edukasi Warga Pandeglang soal Perjanjian Tertulis

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:23

DPRD Banten Tekankan Penyertaan Modal Rp163,5 Miliar ke PT Jamkrida Harus Berdampak ke UMKM

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:03

Pemkab Serang Perkuat Layanan Kesehatan untuk Tekan Stunting dan Masalah Gizi Anak

Berita Terbaru