DAILYHITS- Warga Kampung Kubangwaru, Desa Silebu, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, Provinsi Banten dibuat resah oleh aktivitas lalu-lalang kendaraan truk galian tanah.
Alhasil, sejumlah emak-emak nekat melakukan penghadangan atau pemblokiran. Kondisi itu membuat ketua rukun tetangga (RT) geram hingga terlibat cekcok dengan para emak-emak.
Aksi itu lantas viral di media sosial. Di mana, sejumlah emak-emak hendak menghadang truk Tanah menggunakan sebilah bambu. Namun, seorang pria yang diketahui merupakan ketua RT mencegah dan memaki-maki mereka dengan kata-kata kasar.
Meski demikian, kondisi itu tak menggentarkan niat para emak-emak. Mereka tetap bersikukuh karena merasa telah membuat kesepakatan dengan para sopir truk galian tanah mengenai aktivitas lalu-lalang.
“Saya sama Kaka saya (ribut-red) sama RT itu yang cowok itu. Dianya ngga terima jalannya saya tutup, mobil itu aktivitas galian tanah,”kata ibu berbaju cokelat ini dikutip dari Tiktok @bantenstory, Minggu (19/10/2025).
Kata dia, aktivitas itu sudah berlangsung hampir 1 bulan. Bukannya manfaat, warga mengaku malah mendapatkan keresahan. “Yang bikin khawatir itu debu, licin yang paling utama keselamatan anak-anak karena jam segini masih banyak anak-anak yang sepedahan otomatis kita sebagai orang tua khawatir pikirannya ngga tenang,”tuturnya.
Halaman : 1 2 Selanjutnya







