Ujang menerangkan dana pengecoran jalan sepanjang dua kilometer dihasilkan dari swadaya masyarakat Kampung Cimanggu. “Masyarakat sudah jenuh dengan janji-janji dari pemerintah desa yang akan menjanjikan perbaikan. Padahal ini merupakan daerah dekat perkotaan ke Alun-alun Rangkasbitung cuma 10 menit, tapi kenapa gak ada perhatian dan inisiatif dari pemerintah,” tuturnya.
Sementara, warga lainnya Umang berharap agar pemerintah bisa segera membantu perbaikan jalan yang merupakan akses utama bagi warga di Kampung Cimanggu, Cipendey, Judan, Cihiang dan Gedogan.
“Ini jalan akses utama dan digunakan warga beberapa kampung. Kami menggelar gotong royong hari ini, karena kami mau minta tolong ke siapa lagi, jadi ini harapan kami turun ke jalan untuk gotong royong memperbaikinya,” pungkasnya.
Hingga berita ini publish Dailyhits masih mengupayakan konfirmasi dari DPUPR Kabupaten Lebak. ***
Halaman : 1 2







