“Kalau sudah dinyatakan puso, baru kita ajukan benih. Cadangan benih itu ada di provinsi, jadi kita mendata lalu mengajukan ke sana,” katanya.
Ia menjelaskan, kebutuhan benih padi untuk lahan puso tersebut diperkirakan mencapai 60 kilogram per hektare, atau sekitar 12,1 ton benih untuk 202 hektare.
Namun, jumlah tersebut masih belum termasuk lahan yang terdampak banjir terbaru.
Pengajuan bantuan benih tersebut dilakukan pada minggu lalu dan saat ini DKPP masih menunggu tindak lanjut dari pemerintah provinsi.
“Kita masih menunggu realisasinya. Bukan hanya Kabupaten Serang yang mengajukan, daerah lain seperti Lebak juga terdampak, jadi pengajuannya bersamaan,” ujar Suhardjo.
Ia berharap banjir yang terjadi saat ini tidak berlangsung lama sehingga tanaman masih bisa diselamatkan dan tidak perlu dilakukan penggantian benih.
“Mudah-mudahan tidak sampai tiga hari. Kalau bisa pulih, kita tidak perlu mengganti,” pungkasnya.***
Halaman : 1 2







