Mahasiswa Primagraha Kritik Kontestasi Ketua KONI Banten Sarat Relasi Kuasa

- Penulis

Senin, 22 September 2025 - 13:47

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAILYHITS.ID – Ada aroma kuasa yang menyusup di balik kontestasi pemilihan Ketua KONI Provinsi Banten. Mahasiswa Universitas Primagraha, Dansi Marwan, menyoroti proses ini rawan ditunggangi titipan kepentingan, jauh dari semangat transparansi dan sportifitas yang seharusnya dijunjung lembaga olahraga.

Menurut Salah satu Mahasiswa UPG, Dansi Marwan, pemilihan Ketua KONI tidak boleh dikendalikan relasi kuasa.

“KONI seharusnya menjadi teladan dalam menjunjung sportifitas. Jika proses pemilihan dipenuhi relasi kuasa, maka nilai-nilai itu hilang, dan justru memberikan contoh buruk bagi generasi muda yang berkiprah di bidang olahraga,” ujarnya denis kepada wartawan teruang dalam tulisan, (21/9/2025.

Baca Juga :  Tujuh Pencuri Motor di Lebak Diciduk Polisi dalam Sepekan, Satu Didor

Sikap kritis itu muncul setelah muncul kabar yang dikutip dari Satelit News. Wakil Ketua III KONI Banten, Abdul Salam, mengaku awalnya hendak mengusung Ketua Umum Pengprov PBSI Banten, Sudarto Adinagoro.

Namun, dalam prosesnya muncul nama Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, yang sempat berniat maju sebelum akhirnya meminta Salam untuk menggantikannya.

“Di situ saya juga sudah berbagai macam alasan untuk menolak. Tapi karena mungkin ini sudah jalan Tuhan yang harus saya jalani, ya akhirnya saya terima. Kan saya hanya menjalankan saja, skenario sudah ditulis sutradara terbaik,” kata Salam.

Baca Juga :  HUT ke-37, Perumdam Tirta Kalimaya Tegaskan Komitmen Bangkit Menuju Lebak Ruhay

Dansi menegaskan, praktik titip-menitip kandidat seperti itu hanya mengikis nilai utama dari sebuah pemilihan.

Ia juga menyoroti peran Pelaksana Tugas (Plt) dan Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) agar menjalankan proses secara terbuka.

“Keterbukaan informasi publik dan akuntabilitas akan menjadi pondasi penting dalam menjaga marwah organisasi olahraga terbesar di daerah,” katanya.

Ia menutup dengan pesan lantang.

“Generasi muda, khususnya atlet dan mahasiswa yang aktif di bidang olahraga, membutuhkan teladan nyata dalam hal kejujuran, sportifitas, dan integritas. KONI Banten harus berdiri sebagai simbol semangat itu, bukan sekadar wadah kekuasaan.”pungkasnya.***

Berita Terkait

Media dan Politik
Belanja Tenaga Ahli Capai Rp55,47 Miliar di Tengah APBD Banten yang Terus Turun
Namanya Jadi Sorotan, Ketua DPRD Lebak Ungkap Fakta di Balik Dugaan Penculikan Aktivis LSM
Kapolda Banten Gigit Jari! Argentina Tumbang 0-1 dari Spanyol di Final Piala Dunia 2026
Keuangan Daerah Tertekan, Pemkab Lebak Bakal Hapus Honor ASN?
Proyek P3A-TGAI Cibatu di Pandeglang Dinilai Sesuai RAB dan Spesifikasi
MPLS SMAN 3 Rangkasbitung Berikan Pemahaman soal Kenakalan Remaja dan Bahaya Narkoba
AKP Fredo Leonard Jabat Kasatreskrim Polres Lebak Gantikan AKP Wisnu Adicahya

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:23

Media dan Politik

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:09

Belanja Tenaga Ahli Capai Rp55,47 Miliar di Tengah APBD Banten yang Terus Turun

Senin, 20 Juli 2026 - 15:10

Namanya Jadi Sorotan, Ketua DPRD Lebak Ungkap Fakta di Balik Dugaan Penculikan Aktivis LSM

Senin, 20 Juli 2026 - 07:19

Kapolda Banten Gigit Jari! Argentina Tumbang 0-1 dari Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:22

Keuangan Daerah Tertekan, Pemkab Lebak Bakal Hapus Honor ASN?

Berita Terbaru

Komisioner Bawaslu Kabupaten Lebak, Deden Kurniawan. (Istimewa)

OPINI

Media dan Politik

Rabu, 22 Jul 2026 - 10:23

FOTO ILUSTRASI uang. (Dok. Kaltim Prokal)

Berita Terbaru

Keuangan Daerah Tertekan, Pemkab Lebak Bakal Hapus Honor ASN?

Rabu, 15 Jul 2026 - 11:22