Intervensi Penanganan Stunting, Dinkes Banten Jadikan Kelurahan Kadu Jaya Lokus Percontohan 

- Penulis

Jumat, 3 November 2023 - 09:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinkes Banten, Ati Pramudji Hastuti (tengah)

Kepala Dinkes Banten, Ati Pramudji Hastuti (tengah)

DailyHits.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Banten menjadikan Kelurahan Kadu Jaya, Kecamatan Curug, Kota Serang sebagai percontohan intervensi penanganan stunting.

Kepala Dinkes Banten, Ati Pramudji Hastuti mengatakan, pemilihan lokasi Kadu Jaya untuk intervensi penanganan lantaran kasus bayi stunting cukup banyak.

“Puskesmas Curug membawahi 6 wilayah. Kadu Jaya dipilih dengan para tenaga gizi karena berdasarkan jumlah kasus stunting dan penderita gizi buruk dan gizi kurang harus diintervensi karena jumlahnya cukup banyak,” katanya.

Baca Juga :  Warga Desa Warung Banten Demo Tolak Tambang Ilegal, Tuntut Tanah Bengkok 

Selain itu, masyarakat yang tidak memiliki jamban layak masih banyak. Hal itu dinilai menjadi faktor tingginya kasus gizi buruk atau gizi kurang.

Untuk mengatasi persoalan stunting, Ati lebih atensi pada menumbuhkan pola hidup sehat di masyarakat. Sebab lingkungan kumuh dapat menjadi penyebab datangnya penyakit lain.

Baca Juga :  Yandri Susanto Kawal Istri Menang Pilkada Kabupaten Serang, Punya Cara Khusus!

“Kemudian sanitasi dan lingkungan di wilayah tersebut harus perlu diintervensi karena kita tahu di dalam penanganan stunting bukan hanya sekedar kita melakukan pada gizi, tapi harus merubah lingkungan dan kepemilikan jaminan kesehatan,” ungkapnya.

Berita Terkait

Rp55,47 Miliar Belanja Tenaga Ahli Disorot, Pergub SHS Banten Perluas Rekening 0029 untuk Honor Lembaga
Teken MoU, Bawaslu Lebak dan DP3AP2KB Perkuat Pencegahan Kekerasan Seksual
300 Massa AKAMSI Geruduk ATR/BPN, Desak HGB 70-71 Sanur Tak Diperpanjang
Museum Multatuli: Belajar Sejarah dengan Cara Seru
RDF Indah Kiat Berkapasitas 8.100 Ton, Wamenko: Harus Dimanfaatkan Atasi Sampah Serang
Kabar baik! Masyarakat Kini Tak Mesti ke Dukcapil, Layanan Adminduk Sudah Ada di Desa
Pupuk dan Ketahanan Pangan: Mata Rantai yang Tak Boleh Terputus
Herfio Zaki Jadi Dirreskrimum Polda Banten, Jasa Raharja Muda Beri Apresiasi

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 16:11

Rp55,47 Miliar Belanja Tenaga Ahli Disorot, Pergub SHS Banten Perluas Rekening 0029 untuk Honor Lembaga

Kamis, 3 September 2026 - 19:01

Teken MoU, Bawaslu Lebak dan DP3AP2KB Perkuat Pencegahan Kekerasan Seksual

Rabu, 2 September 2026 - 23:00

300 Massa AKAMSI Geruduk ATR/BPN, Desak HGB 70-71 Sanur Tak Diperpanjang

Rabu, 2 September 2026 - 20:20

Museum Multatuli: Belajar Sejarah dengan Cara Seru

Rabu, 2 September 2026 - 13:22

RDF Indah Kiat Berkapasitas 8.100 Ton, Wamenko: Harus Dimanfaatkan Atasi Sampah Serang

Berita Terbaru