APBD 2025 Defisit Rp27,89 Miliar! Bupati serang Ajukan Perubahan Dalam Rapat paripurna

- Penulis

Selasa, 19 Agustus 2025 - 17:21

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat paripirna Bupati Serang Ratu zakiyah bersama DPRD Kabupaten serang, selasa (19/8/2025) dokpim (Istimewa/Dailyhits).

Rapat paripirna Bupati Serang Ratu zakiyah bersama DPRD Kabupaten serang, selasa (19/8/2025) dokpim (Istimewa/Dailyhits).

DAILYHITS.ID – Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menyampaikan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2025 dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Serang.

Bupati Serang, Ratu Zakiyah, Ia mengatakan perubahan APBD diperlukan karena ada perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi awal kebijakan umum APBD.

“Perubahan ini terkait penyesuaian target pendapatan asli daerah, kenaikan dana transfer, serta pergeseran kebijakan belanja untuk menyesuaikan prioritas pembangunan,” kata Ratu Zakiyah.

Lebih lanjut, Ia menjelaskan, Berdasarkan laporan audit BPK RI atas APBD 2024, terdapat sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa) sebesar Rp30,89 miliar.

Baca Juga :  Anggaran Belanja Pemkab Pandeglang Defisit Rp182 Miliar

Namun, dalam rancangan perubahan APBD 2025, pendapatan daerah turun tipis dari Rp3,598 triliun menjadi Rp3,591 triliun, atau berkurang Rp6,29 miliar (0,17 persen).

Rinciannya, PAD turun 3,49 persen dari Rp1,13 triliun menjadi Rp1,09 triliun. Sementara pendapatan transfer naik 1,35 persen menjadi Rp2,48 triliun. Lain-lain pendapatan sah juga naik 3,68 persen menjadi Rp10,54 miliar.

Untuk belanja daerah, terjadi penyesuaian lebih signifikan. Anggaran yang semula Rp3,76 triliun turun menjadi Rp3,61 triliun atau berkurang Rp143,76 miliar (3,82 persen).

Belanja operasi naik tipis 0,30 persen, sementara belanja modal turun drastis 36,75 persen menjadi Rp256,97 miliar. Belanja tidak terduga juga turun 24,45 persen, sedangkan belanja transfer nyaris stagnan di Rp560,75 miliar.

Baca Juga :  Gubernur Banten Andra Soni Perluas Sekolah Gratis Hingga Ke Madrasah Aliyah

Dengan perubahan itu, APBD 2025 mengalami defisit Rp27,89 miliar. Namun defisit tersebut ditutupi pembiayaan netto sebesar Rp27,89 miliar, sehingga sisa pembiayaan anggaran menjadi nol.

Bupati Zakiyah menegaskan perubahan APBD bertujuan agar anggaran lebih realistis, efisien, dan sesuai prioritas pembangunan daerah periode 2025–2029.

“Harapan kami, perubahan APBD ini optimal, tepat sasaran, dan memberi manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Serang,” pungkasnya.

Berita Terkait

Rp55,47 Miliar Belanja Tenaga Ahli Disorot, Pergub SHS Banten Perluas Rekening 0029 untuk Honor Lembaga
DPRD Banten Kebut 12 Raperda Strategis, Sekolah Gratis hingga UMKM Jadi Prioritas
Perpusda Kota Tangerang Jadi Tempat Favorit Pelajar Isi Waktu Sepulang Sekolah
Perluas Akses Pengetahuan, DPAD Kota Tangerang Kerap Datangi Lapas Anak Lewat Story Telling
Pemkab Serang Pangkas Perjalanan Dinas 50 Persen, Terapkan WFH ASN Setiap Jumat
Wow! Bapenda Serang Siapkan Insentif Rp34 Miliar, Petugas Pajak Berpotensi Terima Rp33 Juta per Bulan
Kerja Terlihat, Publik Mengapresiasi: Satu Tahun Transformasi Pemkot Serang
Banggar DPRD Kabupaten Serang Heran, Muncul Penambahan Anggaran Rp73 M Tanpa Pembahasan

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 16:11

Rp55,47 Miliar Belanja Tenaga Ahli Disorot, Pergub SHS Banten Perluas Rekening 0029 untuk Honor Lembaga

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:33

DPRD Banten Kebut 12 Raperda Strategis, Sekolah Gratis hingga UMKM Jadi Prioritas

Senin, 11 Mei 2026 - 10:40

Perpusda Kota Tangerang Jadi Tempat Favorit Pelajar Isi Waktu Sepulang Sekolah

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:24

Perluas Akses Pengetahuan, DPAD Kota Tangerang Kerap Datangi Lapas Anak Lewat Story Telling

Kamis, 2 April 2026 - 19:29

Pemkab Serang Pangkas Perjalanan Dinas 50 Persen, Terapkan WFH ASN Setiap Jumat

Berita Terbaru