DAILYHITS.ID – Dalam upaya berkelanjutan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (Good Governance) dan pelayanan publik yang prima, Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) semakin mengintensifkan program peningkatan penyelenggaraan kearsipan.
Arsip, sebagai memori institusi dan sumber akuntabilitas, kini ditempatkan sebagai pilar penting yang menopang kinerja birokrasi yang cepat dan transparan.
Komitmen ini diwujudkan terbaru melalui pelaksanaan pendampingan intensif penataan arsip inaktif pada sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan unit kerja strategis.
Program ini dirancang bukan hanya sekadar merapikan tumpukan kertas, namun untuk mendorong transformasi budaya kerja menuju tertib arsip.
Kepala Bidang Pengembangan dan Dokumentasi, Wiwin Nurhayati, menegaskan bahwa penataan arsip memiliki dampak berantai yang signifikan.
“Arsip adalah memori institusi yang wajib kita jaga. Dengan arsip yang tertata secara profesional, kita tidak hanya memastikan akuntabilitas dan sejarah pemerintahan terjaga, tetapi yang paling krusial, kita mempercepat proses pencarian data. Ini pada akhirnya akan berdampak positif dan nyata pada peningkatan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat,” ujarnya (Selasa, 21/10/25).
Menurutnya, penataan arsip yang baik menjadi fondasi bagi pengambilan keputusan yang cepat dan tepat. Data historis yang mudah diakses akan menghilangkan hambatan birokrasi dan mempersingkat waktu tunggu layanan.
Pendampingan intensif ini sengaja memfokuskan pada penataan arsip inaktif, yaitu dokumen-dokumen yang frekuensi penggunaannya telah menurun tetapi masih memiliki nilai hukum dan historis yang tinggi.
Arsip inaktif inilah yang kerap menjadi sumber penumpukan dan kesulitan terbesar dalam pengelolaan administrasi kantor.
Halaman : 1 2 Selanjutnya







