Namanya Jadi Sorotan, Ketua DPRD Lebak Ungkap Fakta di Balik Dugaan Penculikan Aktivis LSM

- Penulis

Senin, 20 Juli 2026 - 15:10

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Lebak, dr. Juwita Wulandari. (Istimewa)

Ketua DPRD Lebak, dr. Juwita Wulandari. (Istimewa)

DAILYHITS – Ketua DPRD Kabupaten Lebak, dr. Juwita Wulandari, memberikan klarifikasi terkait namanya yang dikaitkan dalam kasus dugaan penculikan dan penganiayaan terhadap aktivis LSM Fam Fuk Tjhong atau yang akrab disapa Uun, yang terjadi pada Sabtu (18/7/2026).

Juwita menegaskan dirinya tidak pernah memberikan perintah maupun permintaan kepada anggota organisasi masyarakat (Ormas) Jayagati untuk membawa, apalagi melakukan dugaan penculikan dan penganiayaan terhadap Uun.

“Saya tidak pernah memberikan perintah ataupun meminta siapa pun untuk melakukan tindakan seperti itu,” tegas Juwita saat konferensi pers di Gedung DPRD Lebak, Senin (20/7/2026).

Baca Juga :  Halson Nainggolan Resmi Jadi Sekda Lebak, Bupati Hasbi Titip Pesan

Ia menjelaskan, persoalan bermula saat dirinya menerima pesan singkat dari Uun yang menurutnya berisi kata-kata kasar dan penghinaan. Sebagai seorang istri, Juwita mengaku hanya menceritakan isi pesan tersebut kepada suaminya.

“Setelah itu saya tidak tahu lagi, karena saya hanya bercerita kepada suami,” ujarnya.

Terkait posisinya di Ormas Jayagati, Juwita mengakui dirinya memang telah lama diminta menjadi pengurus, bahkan jauh sebelum menjabat sebagai anggota DPRD. Saat itu ia dipercaya mengisi bidang kesehatan karena ingin berkontribusi dalam pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga :  Usai Dilantik, Anggota DPRD Lebak Blusukan ke RSUD Adjidarmo

“Ya, karena niatnya baik untuk melayani masyarakat, khususnya di bidang kesehatan, makanya saya bersedia,” katanya.

Juwita juga membenarkan bahwa Uun sempat dibawa ke kediamannya. Namun, ia mengaku tidak mengetahui proses sebelum kedatangan tersebut karena saat itu sedang berada di dalam kamar bersama anak-anaknya.

Berita Terkait

KH Saifun Nawasi Sebut Piagam Al-Fathaniyah sebagai Embrio Hari Santri Nasional
Kejar Pemerataan Infrastruktur, Bupati Serang Usulkan 26 Ruas Jalan ke Pemprov Banten
Pemkab Serang Genjot UMKM Naik Kelas, 23 Produk Lokal Tembus Ritel Modern
Demi Warga yang Membutuhkan, DPRD Banten Dorong Perbaikan Data Bansos
32 Tim Sepakbola Banten Berebut Gelar Juara Open Turnamen Cisimeut Cup
Bedolan Pamarayan Kembali Digelar, Bupati Zakiyah Dorong Tradisi Lokal Jadi Penggerak Ekonomi Warga
Bupati Ratu Rachmatuzakiyah Perkuat Pelayanan Sosial, Dinsos Jemput Bola Perbarui Data Warga
DPRD Kabupaten Serang Perkuat Komitmen Kawal Ekonomi Rakyat dan Pembangunan Desa

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:50

KH Saifun Nawasi Sebut Piagam Al-Fathaniyah sebagai Embrio Hari Santri Nasional

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:58

Kejar Pemerataan Infrastruktur, Bupati Serang Usulkan 26 Ruas Jalan ke Pemprov Banten

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:51

Pemkab Serang Genjot UMKM Naik Kelas, 23 Produk Lokal Tembus Ritel Modern

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:01

32 Tim Sepakbola Banten Berebut Gelar Juara Open Turnamen Cisimeut Cup

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:42

Bedolan Pamarayan Kembali Digelar, Bupati Zakiyah Dorong Tradisi Lokal Jadi Penggerak Ekonomi Warga

Berita Terbaru

Hari Santri Nasional 2026. (Istimewa)

Advertorial

Selamat Hari Santri Nasional 2026

Rabu, 21 Okt 2026 - 18:52