Belanja Tenaga Ahli Capai Rp55,47 Miliar di Tengah APBD Banten yang Terus Turun

- Penulis

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:09

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi: Dokumen APBD Banten 2026, belanja jasa tenaga ahli terus mengalami kenaikan, meski pendapatan selama tiga tahun terakhir mengalami penurunan. (Dok)

Ilustrasi: Dokumen APBD Banten 2026, belanja jasa tenaga ahli terus mengalami kenaikan, meski pendapatan selama tiga tahun terakhir mengalami penurunan. (Dok)

DAILYHITS.ID – Di tengah kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Banten yang terus menyusut, anggaran belanja jasa tenaga ahli justru menunjukkan tren sebaliknya. Dalam dua tahun terakhir, pos belanja ini melonjak lebih dari 46 persen atau sekitar Rp17 miliar.

Berdasarkan dokumen APBD Provinsi Banten, alokasi belanja jasa tenaga ahli pada 2024 tercatat sekitar Rp38 miliar. Angka itu meningkat menjadi Rp52,38 miliar pada APBD 2025 atau bertambah sekitar Rp14,38 miliar.

Baca Juga :  Gedung Pos Polisi KEK Tanjung Lesung Tak Berfungsi Sejak Diresmikan Polda Banten

Kenaikan kembali terjadi pada APBD 2026. Pemerintah Provinsi Banten mengalokasikan Rp55,47 miliar untuk belanja jasa tenaga ahli, atau naik sekitar Rp3,09 miliar dibandingkan tahun sebelumnya.

Secara akumulatif, anggaran belanja tenaga ahli bertambah lebih dari Rp17 miliar dibandingkan 2024, meski kondisi fiskal daerah sedang mengalami tekanan.

Baca Juga :  Cara Pemkab Lebak Menekan Angka Stunting Lewat Infrastruktur

Ironisnya, peningkatan belanja tersebut terjadi ketika nilai APBD Banten terus mengalami penurunan. Pada 2024, APBD masih berada di kisaran Rp11,73 triliun. Setahun kemudian turun menjadi Rp10,50 triliun, atau berkurang sekitar Rp1,23 triliun.

Pada APBD 2026, nilai anggaran kembali menyusut menjadi Rp10,27 triliun. Artinya, dalam kurun tiga tahun APBD Banten telah berkurang sekitar Rp1,46 triliun.

Editor : Engkos Kosasih

Berita Terkait

Rp55,47 Miliar Belanja Tenaga Ahli Disorot, Pergub SHS Banten Perluas Rekening 0029 untuk Honor Lembaga
Teken MoU, Bawaslu Lebak dan DP3AP2KB Perkuat Pencegahan Kekerasan Seksual
300 Massa AKAMSI Geruduk ATR/BPN, Desak HGB 70-71 Sanur Tak Diperpanjang
Museum Multatuli: Belajar Sejarah dengan Cara Seru
RDF Indah Kiat Berkapasitas 8.100 Ton, Wamenko: Harus Dimanfaatkan Atasi Sampah Serang
Kabar baik! Masyarakat Kini Tak Mesti ke Dukcapil, Layanan Adminduk Sudah Ada di Desa
Pupuk dan Ketahanan Pangan: Mata Rantai yang Tak Boleh Terputus
Herfio Zaki Jadi Dirreskrimum Polda Banten, Jasa Raharja Muda Beri Apresiasi

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 16:11

Rp55,47 Miliar Belanja Tenaga Ahli Disorot, Pergub SHS Banten Perluas Rekening 0029 untuk Honor Lembaga

Kamis, 3 September 2026 - 19:01

Teken MoU, Bawaslu Lebak dan DP3AP2KB Perkuat Pencegahan Kekerasan Seksual

Rabu, 2 September 2026 - 23:00

300 Massa AKAMSI Geruduk ATR/BPN, Desak HGB 70-71 Sanur Tak Diperpanjang

Rabu, 2 September 2026 - 20:20

Museum Multatuli: Belajar Sejarah dengan Cara Seru

Rabu, 2 September 2026 - 13:22

RDF Indah Kiat Berkapasitas 8.100 Ton, Wamenko: Harus Dimanfaatkan Atasi Sampah Serang

Berita Terbaru