DAILYHITS.ID – Di tengah kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Banten yang terus menyusut, anggaran belanja jasa tenaga ahli justru menunjukkan tren sebaliknya. Dalam dua tahun terakhir, pos belanja ini melonjak lebih dari 46 persen atau sekitar Rp17 miliar.
Berdasarkan dokumen APBD Provinsi Banten, alokasi belanja jasa tenaga ahli pada 2024 tercatat sekitar Rp38 miliar. Angka itu meningkat menjadi Rp52,38 miliar pada APBD 2025 atau bertambah sekitar Rp14,38 miliar.
Kenaikan kembali terjadi pada APBD 2026. Pemerintah Provinsi Banten mengalokasikan Rp55,47 miliar untuk belanja jasa tenaga ahli, atau naik sekitar Rp3,09 miliar dibandingkan tahun sebelumnya.
Secara akumulatif, anggaran belanja tenaga ahli bertambah lebih dari Rp17 miliar dibandingkan 2024, meski kondisi fiskal daerah sedang mengalami tekanan.
Ironisnya, peningkatan belanja tersebut terjadi ketika nilai APBD Banten terus mengalami penurunan. Pada 2024, APBD masih berada di kisaran Rp11,73 triliun. Setahun kemudian turun menjadi Rp10,50 triliun, atau berkurang sekitar Rp1,23 triliun.
Pada APBD 2026, nilai anggaran kembali menyusut menjadi Rp10,27 triliun. Artinya, dalam kurun tiga tahun APBD Banten telah berkurang sekitar Rp1,46 triliun.
Editor : Engkos Kosasih
Halaman : 1 2 Selanjutnya







