Anggaran Pengelolaan Sampah Lebih Besar dari Retribusi, Wabup Serang Buka Suara!

- Penulis

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:17

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Serang, Najib Hamas, memberikan Keteranga kepada Pers, Foto: Dailyhits

Wakil Bupati Serang, Najib Hamas, memberikan Keteranga kepada Pers, Foto: Dailyhits

Ia memaparkan bahwa PAD Kabupaten Serang berasal dari berbagai sumber, seperti pajak hotel, pajak restoran, pajak kuliner, pajak daerah lainnya,
hingga dana bagi hasil pajak opsen.

Seluruhnya dikelola secara akumulatif dan dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk pelayanan publik.

“Konsepnya tanggung renteng. Semua PAD yang terkumpul itu gelondongan, dikembalikan lagi ke masyarakat untuk pelayanan,” tandasnya.

Ia juga menepis anggapan bahwa pembayaran retribusi akan membebani keuangan daerah secara spesifik.

“Tidak ada cerita retribusi A ditarik sekian, bayar sekian lalu rugi. Bukan begitu. Semua diatur sesuai cash flow daerah,” tegasnya.

Disis lain pada tanggal 30 Desember 2025, Kepala DLH Kabupaten Serang, Sarudin, menyebut kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk mengurai penumpukan sampah di 29 kecamatan.

Baca Juga :  Pansus DPRD Kab Serang Minta LKPJ Bupati Diperbaiki, Soroti Kelengkapan Administrasi

“Alhamdulillah, PKS pemanfaatan TPA Cilowong sudah ditandatangani pada 30 Desember 2025,” kata Sarudin kepada wartawan melalui sambungan telepon.

Dalam perjanjian tersebut, Kabupaten Serang berkewajiban membayar retribusi pengelolaan sampah sesuai Perda Retribusi Kota Serang, dengan tarif Rp317.500 per ton.

“Pembayarannya per bulan, berdasarkan jumlah sampah yang benar-benar masuk ke TPA Cilowong. Setelah ada rekonsiliasi data timbangan, baru dibayarkan sesuai tagihan,” jelasnya.

Sarudin menyebut, proses pembuangan sampah akan dilakukan secara bertahap, menyesuaikan kesiapan armada dan kondisi infrastruktur jalan, meski volume sampah Kabupaten Serang secara faktual melebihi 200 ton per hari.

Baca Juga :  Suasana Haru Selimuti Audiensi Warga Cibetus dengan Bupati Serang

“Mudah-mudahan dalam satu sampai dua bulan ke depan, tumpukan sampah di kecamatan bisa terurai secara perlahan,” ujarnya.

Ia menambahkan, saat ini sebanyak 15 kecamatan telah mengelola armada sampah secara mandiri, sementara DLH Kabupaten Serang masih mengoperasikan sekitar 60 unit armada.

“Ini tahap awal kerja sama antara kota dan kabupaten. Ke depan, jika kemampuan anggaran dan armada meningkat, kuota bisa saja ditambah,” pungkasnya***

Berita Terkait

Kunjungi Yayasan Yunaniah Human Care, Nabil Jayabaya: Saya Salut, Ini Hebat
Target Tiga Besar Porprov Banten 2026, KONI Kabupaten Serang Siapkan 56 Cabor 
Belanja Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar Pemprov Banten; Rekrutmen Tak Terbuka, Diduga Akomodir Orang Dekat
PPDI Tegaskan Tak Ada Konflik dengan Bupati Serang, Seluruh Aspirasi Perangkat Desa Direspons Positif
Nabil Mengubah Peta?
Kapolres Lebak Baru Langsung Turun Lapangan, Tanjakan Bangarum Jadi Sorotan
Lama Jadi Perbincangan, Nabil Jayabaya Terjun ke Politik?
SPPG MBG Milik Jayabaya Jadi Role Model Nasional Kadin Indonesia

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:16

Kunjungi Yayasan Yunaniah Human Care, Nabil Jayabaya: Saya Salut, Ini Hebat

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:38

Target Tiga Besar Porprov Banten 2026, KONI Kabupaten Serang Siapkan 56 Cabor 

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:01

Belanja Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar Pemprov Banten; Rekrutmen Tak Terbuka, Diduga Akomodir Orang Dekat

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:49

PPDI Tegaskan Tak Ada Konflik dengan Bupati Serang, Seluruh Aspirasi Perangkat Desa Direspons Positif

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:51

Kapolres Lebak Baru Langsung Turun Lapangan, Tanjakan Bangarum Jadi Sorotan

Berita Terbaru