Aroma Lindi Picu Protes, Pemkot Serang Rem Mendadak Uji Coba Sampah Tangsel

- Penulis

Rabu, 7 Januari 2026 - 01:52

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga taktakan menggelar Audensi dengan pemerintah kota serang, Bahas keluhan masyarakat soal sampah Tangsel. Selasa (6/1) Foto: Dailyhits)

Warga taktakan menggelar Audensi dengan pemerintah kota serang, Bahas keluhan masyarakat soal sampah Tangsel. Selasa (6/1) Foto: Dailyhits)

DAILYHITS.ID – Suasana di Kantor Kecamatan Taktakan, Selasa (6/1/2026), tampak berbeda. Puluhan warga berkumpul bukan untuk duduk bersama jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Serang, Tapi membicarakan masa depan TPA Cilowong dan kiriman sampah dari Tangerang Selatan.

Sejak uji coba dimulai pada 2 Januari lalu, warga mulai merasakan dinamika baru di jalanan mereka. Aspirasi yang muncul pun beragam, mulai dari penolakan karena khawatir soal lingkungan hingga menerima dengan catatan adanya pengelolaan yang lebih profesional.

Baca Juga :  Keren! Sampah Plastik di Cilegon Bisa Diolah Jadi Aspal

Bagi warga seperti Saprudin, persoalannya sederhana kenyamanan lingkungan adalah harga mati.

Ia menyoroti teknis pengangkutan yang dinilai masih kurang rapi, seperti penggunaan terpal usang hingga ceceran air lindi (cairan sampah) yang aromanya tertinggal di aspal jalanan.

“Sampah itu bau, tapi kalua dikelola dengan baik bisa bermanfaat. Saya ingin bersikap bijak, pemerintah juga harus bijak,” kata Saprudin.

Namun, nada optimisme juga muncul dari Nasrullah, warga lainnya. Ia mengisyaratkan bahwa masyarakat Taktakan sebenarnya terbuka dengan kerja sama antarwilayah, asalkan standar operasional di TPA Cilowong benar-benar dijaga.

Baca Juga :  Pernyataan Ade Muamar Dibantah DLH Pandeglang, Kiriman Sampah Tangsel Tak Perlu Dikaji Ulang

“Mungkin dua, empat tahun ke depan bisa saja menerima, asalkan pengelolaannya sudah sesuai aturan,” tambahnya.

Langkah Cepat Pemerintah: Hentikan Sementara

Mendengar keresahan warganya, Pemkot Serang memilih langkah persuasif. Sekretaris Daerah Kota Serang, Nanang Saepudin, menegaskan bahwa suara masyarakat adalah kompas utama dalam kebijakan ini. Atas instruksi Wali Kota, proses pengiriman sampah dari Tangsel diputuskan untuk dihentikan sementara.

Berita Terkait

Kabar Baik! THR Idul Fitri 2026 PPPK Paruh Waktu di Lebak Segera Cair
Satlantas Polres Lebak Survei Jalur Mudik Lebaran 2026 : Beberapa Titik Rusak
Harmonisasi Dua Raperda, DPRD Lebak Dorong Perlindungan Disabilitas dan Transportasi Tertib
Empat Pelabuhan di Banten Disiagakan saat Arus Mudik Lebaran 2026
Rawat Toleransi di Bulan Ramadan, GBI Eleazar dan Ansor Kota Serang Bagikan Takjil Gratis
Tawuran Remaja Nodai Ramadan, IPPNU Banten Minta Keamanan Dijaga Ketat
BPKPAD Cilegon Lelang Kendaraan Dinas Tak Terpakai, Bidik PAD Tembus Rp2 Miliar
Mendes PDT Sebut ‘Haram’ Izin Baru Ritel Modern

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 13:11

Kabar Baik! THR Idul Fitri 2026 PPPK Paruh Waktu di Lebak Segera Cair

Sabtu, 7 Maret 2026 - 12:51

Satlantas Polres Lebak Survei Jalur Mudik Lebaran 2026 : Beberapa Titik Rusak

Jumat, 6 Maret 2026 - 15:05

Harmonisasi Dua Raperda, DPRD Lebak Dorong Perlindungan Disabilitas dan Transportasi Tertib

Kamis, 5 Maret 2026 - 17:31

Empat Pelabuhan di Banten Disiagakan saat Arus Mudik Lebaran 2026

Senin, 2 Maret 2026 - 02:10

Rawat Toleransi di Bulan Ramadan, GBI Eleazar dan Ansor Kota Serang Bagikan Takjil Gratis

Berita Terbaru