Disdukcapil Serang ungkap Jalur Aduan “Lapor Bu Kadis” Usai Disorot Dewan

- Penulis

Rabu, 6 Agustus 2025 - 14:19

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadis disdukcapil, warnerry poetri saat memberikan keterangan kepada pers  (Foto : istimewa/Dailyhits).

Kadis disdukcapil, warnerry poetri saat memberikan keterangan kepada pers (Foto : istimewa/Dailyhits).

DAILYHITS.ID – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Serang merespons kritik yang disampaikan Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Serang dari Fraksi PKS, Tb M. Sholeh, terkait pelayanan publik.

Kepala Disdukcapil, Warnerry Poetri, menegaskan bahwa pihaknya terbuka terhadap setiap masukan dan terus melakukan inovasi demi peningkatan layanan.

Pada hari jumat 1 Agustus 2025, Tb M. Sholeh sebelumnya menyoroti langsung kinerja Disdukcapil setelah menerima berbagai aduan dari masyarakat.

Ia menilai bahwa semua keluhan publik seharusnya dijadikan bahan evaluasi, bukan justru direspons secara negatif.

Baca Juga :  Tertarik Bisnis SPBU Pertamina? Ada Paket Murahnya Loh, Yuk Disimak!

“Saya temukan di lapangan, Disdukcapil sudah berusaha melayani masyarakat sebaik mungkin. Tapi manakala ada laporan atau aduan dari masyarakat terkait kinerja salah satu pegawainya atau layanan yang begitu lama, ya ditanggapi saja. Jangan menanggapi dengan negatif,” ujarnya kepada wartawan melalui tuliasan, Rabu (6/8/2025).

Menanggapi hal itu, Kepala Disdukcapil Kabupaten Serang, Warnerry Poetri, menyampaikan apresiasi atas masukan dari masyarakat dan pihak legislatif.

“Dengan informasi yang disampaikan, kami dari dinas mengucapkan terima kasih atas evaluasi yang sudah diberikan terhadap Disdukcapil,” ucapnya.

Baca Juga :  Barang Bukti Hasil Kejahatan 47 Perkara di Lebak Dimusnahkan, Apa Saja?

Warnerry mengakui bahwa pihaknya masih menghadapi sejumlah keterbatasan, terutama dari sisi infrastruktur. Peralatan yang digunakan saat ini rata-rata sudah berusia lebih dari lima tahun dan membutuhkan peremajaan.

Meski begitu, hal tersebut tidak mengurangi semangat instansinya dalam memberikan pelayanan maksimal.

“Banyak keterbatasan, terutama alat yang memang membutuhkan peremajaan karena sudah lama, di atas 5 tahun, sehingga menjadi kendala dalam pelayanan. Tapi itu tidak menjadikan kami patah semangat untuk terus melayani masyarakat dengan pelayanan prima,” jelasnya.

Berita Terkait

Belanja Tenaga Ahli Capai Rp55,47 Miliar di Tengah APBD Banten yang Terus Turun
Namanya Jadi Sorotan, Ketua DPRD Lebak Ungkap Fakta di Balik Dugaan Penculikan Aktivis LSM
Kapolda Banten Gigit Jari! Argentina Tumbang 0-1 dari Spanyol di Final Piala Dunia 2026
Keuangan Daerah Tertekan, Pemkab Lebak Bakal Hapus Honor ASN?
Proyek P3A-TGAI Cibatu di Pandeglang Dinilai Sesuai RAB dan Spesifikasi
MPLS SMAN 3 Rangkasbitung Berikan Pemahaman soal Kenakalan Remaja dan Bahaya Narkoba
AKP Fredo Leonard Jabat Kasatreskrim Polres Lebak Gantikan AKP Wisnu Adicahya
Dikasih Dana Hibah Rp2,6 Miliar, Parpol Malah Ogah Hadiri Audiensi!

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:09

Belanja Tenaga Ahli Capai Rp55,47 Miliar di Tengah APBD Banten yang Terus Turun

Senin, 20 Juli 2026 - 15:10

Namanya Jadi Sorotan, Ketua DPRD Lebak Ungkap Fakta di Balik Dugaan Penculikan Aktivis LSM

Senin, 20 Juli 2026 - 07:19

Kapolda Banten Gigit Jari! Argentina Tumbang 0-1 dari Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:22

Keuangan Daerah Tertekan, Pemkab Lebak Bakal Hapus Honor ASN?

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:33

Proyek P3A-TGAI Cibatu di Pandeglang Dinilai Sesuai RAB dan Spesifikasi

Berita Terbaru

FOTO ILUSTRASI uang. (Dok. Kaltim Prokal)

Berita Terbaru

Keuangan Daerah Tertekan, Pemkab Lebak Bakal Hapus Honor ASN?

Rabu, 15 Jul 2026 - 11:22