Sementara itu ditempat yang berbeda, salah satu pembeli, Nuraeni mengaku, lebih memilih mengantri di SPBU daripada harus membeli dipenjual bensin eceran.
“Saya mah tidak apa-apa mas, ngantri juga yang penting saya bensin motor saya terisi penuh dengan harga yang pas. Tau sendiri mas kan kalau bukan beli di SPBU mah, meteran bahan bakar motor paling juga naik sedikit, berbeda dengan di SPBU,”katanya saat ditemui di SPBU Mandala.
Ia mengungkapkan, para penjual bensin eceran sebesar 80 persen hanya menjual bensin berjenis Pertamax.
“Sebenernya mah mas, alasan saya mengantri yang paling dominan itu yah karena di penjual eceran cuman ada Pertamax, mahal banget kan. Jadi saya beli di SPBU saja dan beralih ke Pertalite saja,”ungkapnya.
Ia berharap, semoga Pemerintahan bisa menurunkan harga BBM seperti semula karena tidak dapat dipungkiri harga BBM membuat rakyatnya merasa terbebani.
“Emang ada mas bantuan, cuman kan, paling juga itu mah beberapa bulan doang cukupnya. Sedangkan bensin adalah kebutuhan yang pokok untuk para pengendera,”harapnya.
Halaman : 1 2







