Diskoumperindag Serang Distribusikan 850 Dus Minyak dan Sembako ke Pulau Tunda

- Penulis

Sabtu, 20 September 2025 - 18:46

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadis Diskoumperindag, Adang Rahmat, Mendistribusikan sembako ke pulau Tunda, Sabtu (20/9) (foto: Dirhat/Dailyhits)

Kadis Diskoumperindag, Adang Rahmat, Mendistribusikan sembako ke pulau Tunda, Sabtu (20/9) (foto: Dirhat/Dailyhits)

DAILYHIYS.ID – Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoumperindag) Kabupaten Serang menyalurkan bahan pangan pokok ke Pulau Tunda, Kecamatan Tirtayasa, kabupaten Serang, Banten.

Kegiatan ini menjadi bagian dari program dukungan terhadap Koperasi Desa Merah Putih di Desa Wargasara.

Kepala Diskoumperindag Kabupaten Serang, Adang Rahmat, mengatakan operasi pasar ini bukan hanya sekadar penyaluran kebutuhan pokok, melainkan langkah konkret pemerintah daerah memperkuat peran koperasi desa sebagai pusat distribusi ekonomi masyarakat kepulauan.

“Kami bawa sekitar 600 dus minyak atau sekitar 850 liter, juga beras 500 kilogram, gula, terigu, hingga minyak goreng premium. Ini jadi bagian dari kerja sama dengan Koperasi Merah Putih,” ujar Adang kepada wartawan, Sabtu (20/9/2025).

Baca Juga :  Menyentuh Desa Tertinggal: PKK Banten Jemput Bola Bina Kader di Kaki Gunung Mancak

Ia memastikan pengiriman bahan pangan pokok ke Pulau Tunda akan dilakukan rutin setiap pekan.

Menurutnya, langkah ini sekaligus menjawab tantangan geografis dan tingginya biaya logistik yang selama ini membebani masyarakat.

“Harga minyak kita tetapkan Rp15.700 per liter, lebih murah dari pasaran. Harga beras juga lebih rendah dibanding wilayah lain. Kita pastikan masyarakat tidak terbebani,” ucapnya.

Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) merupakan salah satu program unggulan Kementerian Desa yang ditindaklanjuti Pemkab Serang. Saat ini, 27 koperasi sudah aktif berjalan dan 13 lainnya masih dalam pembinaan hingga Oktober mendatang.

Baca Juga :  MI dan PT BPRS Mustaqim Aceh Gelar Pelatihan Cegah Pendanaan Terorisme dan Pencucian Uang 

“Total ada 326 koperasi yang sudah berdiri, namun baru 40 yang memiliki tempat usaha. Sisanya akan terus kami dorong agar bisa aktif. Proses pembayaran kita pakai sistem konsinyasi, jadi barang bisa dijual dulu baru dibayar,” jelas Adang.

Adang menambahkan, koperasi desa ke depan difokuskan pada penyediaan sembako terlebih dahulu sebelum diperluas ke sektor simpan pinjam dan UMKM.

Operasi pasar ini menjadi bagian dari sinergi pemerintah daerah dengan program nasional Kementerian Desa.

Tujuannya pemerataan akses pangan, penguatan ekonomi lokal, serta peningkatan kemandirian desa melalui koperasi.

Berita Terkait

Program ‘bjb Siap’ Solusi Persiapan Dana Pensiun
Banten Perketat Pengawasan Harga Pangan Menjelang Nataru 2025-2026
Lebak Jadi Magnet Investor, Realisasi Investasi Hampir Sentuh Rp1 Triliun
Airlangga Hartarto: Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh
MADU: MAN 2 Serang Punya Identitas Baru dari Budidaya Lebah Teuweul
Menyentuh Desa Tertinggal: PKK Banten Jemput Bola Bina Kader di Kaki Gunung Mancak
Bupati Serang Dorong Mekanisasi Pertanian, Kejar Target Tanam Padi Untuk Ketahanan Pangan
PKKMB Poltek Petrokimia Banten! 178 Mahasiswa Baru, SPP Gratis hingga Jaminan Kerja Industri

Berita Terkait

Selasa, 16 Desember 2025 - 14:50

Program ‘bjb Siap’ Solusi Persiapan Dana Pensiun

Sabtu, 13 Desember 2025 - 12:17

Banten Perketat Pengawasan Harga Pangan Menjelang Nataru 2025-2026

Jumat, 12 Desember 2025 - 11:02

Lebak Jadi Magnet Investor, Realisasi Investasi Hampir Sentuh Rp1 Triliun

Kamis, 30 Oktober 2025 - 19:27

Airlangga Hartarto: Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh

Kamis, 2 Oktober 2025 - 02:36

MADU: MAN 2 Serang Punya Identitas Baru dari Budidaya Lebah Teuweul

Berita Terbaru