DAILYHITS – Realisasi investasi di Kabupaten Lebak, Banten, sepanjang Januari–September 2025 mencapai Rp 923 miliar. Capaian ini dinilai menjadi pendorong kuat pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus mempercepat penurunan angka kemiskinan.
Data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Lebak mencatat, penanaman modal dalam negeri (PMDN) mendominasi dengan nilai Rp 790 miliar. Sementara itu, penanaman modal asing (PMA) mencapai Rp 132 miliar.
Kepala DPMPTSP Kabupaten Lebak, Lingga Segara, optimistis target investasi tahun 2025 sebesar Rp 1 triliun bakal terpenuhi pada akhir tahun.
“Inshaallah tercapai nanti eksposenya untuk yang triwulan terakhir atau sampai Desember ini di Minggu ke dua pada Januari 2026,”kata Lingga, Jumat (12/12/2025).
Investasi yang masuk sepanjang sembilan bulan terakhir disebut-sebut telah menyerap 4.538 tenaga kerja lokal serta 12 tenaga kerja asing (TKA). Proyek investasi tersebut tersebar pada 297 perusahaan dengan total 2.094 proyek.
Lingga menegaskan, tingginya serapan tenaga kerja memberikan dampak langsung terhadap peningkatan pendapatan masyarakat sekaligus mendukung percepatan pengentasan kemiskinan, sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025.
Halaman : 1 2 Selanjutnya








