Kemiskinan Ekstrem Lebak Turun Jadi 0,53%

- Penulis

Kamis, 2 April 2026 - 10:48

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Grafik presentasi kemiskinan di Kabupaten Lebak. (Istimewa)

Grafik presentasi kemiskinan di Kabupaten Lebak. (Istimewa)

DAILYHITS – Tingkat kemiskinan di Kabupaten Lebak pada tahun 2025 tercatat menurun. Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS), angka kemiskinan turun menjadi 8,03 persen, sementara kemiskinan ekstrem juga menurun menjadi 0,53 persen.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bapperida Lebak, Widy Ferdian, mengatakan capaian tersebut menunjukkan adanya perbaikan tingkat kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  Rest Area Tol Rangkasbitung Dibuka saat Arus Mudik Lebaran: Ada SPBU dan Minimarket

“Penurunan ini menggambarkan kondisi kesejahteraan masyarakat Lebak yang semakin membaik dan patut kita syukuri,” ujar Widy, Kamis (2/4/2026).

Menurutnya, penanggulangan kemiskinan masih menjadi fokus utama Pemerintah Kabupaten Lebak. Bupati Lebak, kata dia, secara konsisten memberikan arahan kepada seluruh jajaran pemerintah daerah untuk memprioritaskan pengurangan kemiskinan, peningkatan ketahanan pangan, perbaikan infrastruktur, serta penataan perkotaan dan pelayanan publik.

Baca Juga :  Kerjasama Tax Center Untirta Diperpanjang Biar Generasi Emas Sadar Pajak

Kebijakan tersebut kemudian diimplementasikan melalui Tim Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TPKD) yang diketuai oleh Wakil Bupati Lebak. Tim ini menjalankan sejumlah strategi, antara lain pengurangan beban pengeluaran masyarakat, peningkatan pendapatan, serta penanganan kantong-kantong kemiskinan.

Berita Terkait

Rp55,47 Miliar Belanja Tenaga Ahli Disorot, Pergub SHS Banten Perluas Rekening 0029 untuk Honor Lembaga
Teken MoU, Bawaslu Lebak dan DP3AP2KB Perkuat Pencegahan Kekerasan Seksual
300 Massa AKAMSI Geruduk ATR/BPN, Desak HGB 70-71 Sanur Tak Diperpanjang
Museum Multatuli: Belajar Sejarah dengan Cara Seru
RDF Indah Kiat Berkapasitas 8.100 Ton, Wamenko: Harus Dimanfaatkan Atasi Sampah Serang
Kabar baik! Masyarakat Kini Tak Mesti ke Dukcapil, Layanan Adminduk Sudah Ada di Desa
Pupuk dan Ketahanan Pangan: Mata Rantai yang Tak Boleh Terputus
Herfio Zaki Jadi Dirreskrimum Polda Banten, Jasa Raharja Muda Beri Apresiasi

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 16:11

Rp55,47 Miliar Belanja Tenaga Ahli Disorot, Pergub SHS Banten Perluas Rekening 0029 untuk Honor Lembaga

Kamis, 3 September 2026 - 19:01

Teken MoU, Bawaslu Lebak dan DP3AP2KB Perkuat Pencegahan Kekerasan Seksual

Rabu, 2 September 2026 - 23:00

300 Massa AKAMSI Geruduk ATR/BPN, Desak HGB 70-71 Sanur Tak Diperpanjang

Rabu, 2 September 2026 - 20:20

Museum Multatuli: Belajar Sejarah dengan Cara Seru

Rabu, 2 September 2026 - 13:22

RDF Indah Kiat Berkapasitas 8.100 Ton, Wamenko: Harus Dimanfaatkan Atasi Sampah Serang

Berita Terbaru